Laman

Jumat, 08 April 2011

Buah Sirsak yang Kaya Manfaat Bagi Kesehatan

Sirsak buah yang bernama latin Annona Muricata, di kenal juga dengan nama nangka sabrang, nangka londo, nangka buris, dan di Bali lebih dikenali sebagai srikaya Jawa. Selain lezat, buah ini juga kaya kandungan obat.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi),effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.

Rasanya yang manis keasaman itu memberikan sensasi tersendiri bagi para penggemarnya. Bagi yang senang sarapan dengan roti, buah sirsak juga sering ditambahkan dalam bentuk selai. Apapun bentuk olahannya, cita rasa sirsak tetap melekat kuat pada produk, sehingga sangat mudah dikenali.

Adapun kandungan dari buah sirsak adalah sbb:
Kaya Vitamin C
Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, dan 4 persen inti buah.
Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total.
Buah sirsak mengandung sangat sedikit lemak (0,3 g/100 g), sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik non volatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan (tetap awet muda).
Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis.

Keunggulan sirsak terletak pada kadar sodium (natrium) yang rendah (14 mg/100 g) tetapi tinggi potasium (kalium), yaitu 278 mg/l00 g. Perbandingan kalium dan natrium yang tinggi sangat menguntungkan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi.

Kaya Serat
Selain komponen gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak merupakan buah yang kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.
Senyawa fitokimia tersebut dipastikan memiliki khasiat bagi kesehatan, walaupun belum semuanya terbukti secara ilmiah. Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).
Sari buah (jus) sirsak di dalam sistem pencernaan akan meningkatkan selera makan. Kegunaan lain dari sari buah ini adalah untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, penyakit wasir (ambeien), batu empedu, dan lain-lain.
Berikut rangkuman kegunaan sirsak :

Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker. Untuk pencegahan, disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan, bisa dengan merebus 10 buah daun sirsak
yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan
direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
Air yang tinggal 1 gelas dimimumkan ke penderita setiap
hari 2 kali.

Setelah minum, efeknya katanya badan terasa panas, mirip
dengan efek kemoterapi. Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter,katanya cukup berkasiat.
Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan
lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel
yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh
normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga
sebagian sel sel yang normal.

2. Khasiat dan manfaat untuk pengobatan lainnya:

* Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
* Sakit Kandung Air Seni.
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
* Bayi Mencret.
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.

* Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.


* Sakit Pinggang.
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
*Bisul.
Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.

The Web in Society

Perkembangan teknologi komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari - hari. Dalam era yang disebut “ information age ” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E-commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini. Pendapat yang sangat berlebihan tentang bisnis ‘dotcom’ atau bisnis on-line seolah-olah mampu menggantikan bisnis tradisionalnya (off-line). Kita dapat melakukan order dengan cepat di internet dalam orde menit, tetapi proses pengiriman barang justru memakan waktu dan koordinasi yang lebih rumit, bisa memakan waktu mingguan, menurut Softbanks Rieschel, Internet hanya menyelesaikan 10% dari proses transaksi, sementara 90 % lainnya adalah biaya untuk persiapan infrastruktur back-end, termasuk logistik. Reintiventing dunia bisnis bukan berarti menggantikan system yang ada, tapi justru komplemen dan ekstensi dari system infratruktur perdagangan dan produksi yang ada sebelumnya.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Perama, Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga, Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e-commerce, dipercaya bahwa logistics follow trade, semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat terintegrasinya sistem rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility. Ada tiga factor yang harus dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-commerce yaitu :

  1. Variability
  2. Visibility
  3. Velocity

Yang menjadi pertayaan bahwa bagaimana kita melakukan penyelidikan sebelum memutuskan untuk terjun ke market on-line ini, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan diantaranya ;

Proses conducting dalam penyelidikan :

1. Mendefinisikan target pasar.
2. Mengidentifikasikan kelompok untuk dijadikan pembelajaran.
3. Indentity topik untuk diskusi.

Dalam tahap penunjangnya maka dapat diselidiki :

1. Identity letak demografi website di tempat tertentu.
2. Memutuskan focus editorialnya.
3. Memutuskan isi dari contentnya
4. Memutuskan pelayanan yang dibuat untuk berbagai type pengunjung

Ternyata tidak mudah mengimplementasikan eCommerce dikarenakan banyaknya faktor yang terkait dan teknologi yang harus dikuasai.


Jenis eCommerce

eCommerce dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C, retail). Kedua jenis eCommerce ini memiliki karakteristik yang berbeda. Business to Business eCommerce memiliki karakteristik :

  1. Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya ditukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
  2. Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang - ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
  3. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu parternya.
  4. Model yang umum digunakan adalah peer-topeer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

 Business to Bussines eCommerce ( B2B )

Berbeda dengan Bussiness to Consumer eCommerce, Businesse to Bussines eCommernce umumnya menggunakan mekanisme Electronic Data Interchange (EDI). Akan tetapai, banyak standar EDI yang digunakan sehingga menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis. Standar yang ada saat ini antara lain: EDIFACT, ANSI X.12, SPEC 2000, CARGO-IMP, TRADACOMS, IEF, GENCOD, EANCOM, ODETTE, CII. Selain standar yang disebutkan di atas, masih ada format - format lain yang sifatnya proprietary. Pendekatan lain yang sekarang cukup populer dalam standarisasi pengiriman data adalah dengan menggunakan Extensible Markup Language (XML) yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). XML menyimpan struktur dan jenis elemen data di dalam dokumennya dalam bentuk tags seperti HTML tags sehingga sangat efektif digunakan untuk sistem yang berbeda. Kelompok yang mengambil jalan ini antara lain adalah XML/EDI group (www.xmledi.net).

Pada mulanya EDI menggunakan jaringan tersendiri yang sering disebut VAN (ValueAdded Network). Populernya jaringan komputer Internet memacu inisiatif EDI melalui jaringan Internet, atau dikenal dengan nama EDI overInternet.  Topik yang juga mungkin termasuk di dalam business-to-business eCommerce adalah electronic / Internet procurement dan Enterprise Resource Planning (ERP). Hal ini adalah implementasi penggunaan teknologi informasi pada perusahaan dan pada manufakturing. Sebagai contoh, perusahaan Cisco maju pesat dikarenakan menggunakan teknologi informasi sehingga dapat menjalankan just-in-time manufacturing untuk produksi produknya.

 Business to Consumer eCommerce  ( B2C )

Memiliki karakteristik sebagai berikut :

  1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
  2. Servis yang diberikan bersifat umum (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.
  3. Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakuka inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
  4. Pendekatan client / server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.

Bussinesse to Consumer eCommerce memiliki mekanisme pendekatan konsumen. Salah satunya dengan menggunakan “ electronic shopping mall “ atau menggunakan konsep “ portal “. Electronic shopping mall menggunakan web sites untuk menjajakan produk dan servis. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang menyediakan catalog produk dan servis yang diberikannya. Calon pembeli dapat melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan window shopping. Bedanya, calon pembeli dapat melakukan shopping ini kapan saja dan darimana saja dia berada tanpa dibatasi oleh jam buka took. Konsep portal agak sedikit berbeda dengan electronic shopping mall, dimana pengelola portal menyediakan semua servis di portalnya ( yang biasanya berbasis web ). Sebagai contoh, portal menyediakan eMail gratis yang berbasis Web bagi para pelanggannya sehingga diharapkan sang pelanggan selalu kembali ke portal tersebut.

Servis yang harus tersedia

Untuk menjalankan eCommerce, diperlukan beberapa servis atau infrastruktur yang mendukung pelaksanaan commerce. Diantaranya :

1. Directory Services
Directory services menyediakan informasi tentang pelaku bisnis dan end user, seperti halnya buku telepon dan Yellow Pages. Ada beberapa standar yang digunakan untuk menyediakan directory services. Salah satu standar yang cukup populer adalah LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) yang kemudian menimbulkan OpenLDAP.  Salah satu permasalahan yang mengganjal dalam penggunaan directory services adalah adanya potensi security hole, yaitu ada kemungkinan orang melakukan spamming. Spamming adalah proses pengiriman email sampah yang tak diundang (unsolicied emails) yang biasanya berisi tawaran barang atau servis ke banyak orang sekaligus. Seorang spammer dapat melihat daftar user dari sebuah directory services kemudian mengirimkan email spamnya kepada alamat-alamat email yang dia peroleh dari directory services tersebut.

2. Intfrastruktur Kunci Publik (Public Key Infrastructure)

Untuk menjalankan eCommerce, dibutuhkan tingkat keamanan yang dapat diterima. Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi, yaitu antara lain dengan menggunakan enkripsi untuk mengacak data. Salah satu metoda yang mulai umum digunakan adalah pengamanan informasi dengan menggunakan public key system. Sistem lain yang bisa digunakan adalah privae key system. Infrastruktur yang dibentuk oleh sistem public key ini disebut Public Key Infrastructure (PKI), atau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi Infrastruktur  Kunci Publik (IKP), dimana kunci publik dapat dikelola untuk pengguna yang tersebar (di seluruh dunia).

3. Certification Authority (CA)
Merupakan sebuah body / enity yang memberikan dan mengelola sertifikat digital yang dibutuhkan dalam transaksi elektronik. CA berhubungan erat dengan pengelolaan public key system. Contoh sebuah CA di Amerika adalah Verisign. Merugikan apabila perusahaan di Indonesia menggunakan fasilitas Verisign dalam transaksi eCommerce. Untuk itu di Indonesia harus ada sebuah ( atau lebih ) CA. Sayangnya, untuk menjalankan CA tidak mudah. Banyak hal teknis dan non - teknis yang harus dibenahi. CA dapat diimplementasikan dengan menggunakan software yang komersial (seperti yang dijual oleh Verisign) dan juga yang gratis seperti yang dikembangkan oleh OpenCA1.

4. IPSec
Keamanan media komunikasi merupakan hal yang penting. Mekanisme untuk mengamankan media komunikasi yang aman (secure) selain menggunakan SSL, yang akan dijelaskan kemudian, adalah dengan menggunakan IP Secure. Plain IP versi 4, yang umum digunakan saat ini, tidak menjamin keamanan data.

5. Pretty Good Privacy (PGP)
PGP dapat digunakan untuk authentication, encryption, dan digital signature. PGP umum digunakan (de facto) di bidang eMail. PGP memiliki permasalahan hukum (law) dengan algoritma enkripsi yang digunakannya, sehingga ada dua sistem, yaitu sistem yang dapat digunakan di Amerika Serikat dan sistem untuk internasional (di luar Amerika Serikat). Implementasi dari PGP ada bermacam-macam, dan bahkan saat ini sudah ada implementasi dari GNU yang disebut GNU PrivacyGuard (GPG).

6. Privacy Enhanced Mail (PEM)
PEM merupakan standar pengamanan email yang diusulkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).

7. PKCS ( Public Key Cryptography Standards )

8. S/MIME
Selain menggunakan PGP, pengamanan eMail dapat juga dilakukan dengan menggunakan standar S/MIME. S/MIME sendiri merupakan standar dari secure messaging, dan tidak terbatas hanya untuk eMail saja. Beberapa vendor EDI sudah berencana untuk menggunakan S/MIME sebagai salah satu standar yang didukung untuk messaging.

9. Secure Sockets Layer (SSL)
Seperti dikemukakan pada awal dari tulisan ini, eCommerce banyak menggunakan teknologi Internet. Salah satu teknologi yang digunakan adalah standar TCP/IP dengan menggunakan socket. Untuk meningkatkan keamanan informasi keamanan layer socket perlu ditingkatkan dengan menggunakan teknologi kriptografi. Netscape mengusulkan pengamanan dengan menggunakan Secure Socket Layer (SSL) ini. Untuk implementasi yang bersifat gratis dan open source, sudah tersedia OpenSSL project. Selain SSL ada juga pendekatan lain, yaitu dengan menggunakan Transport Layer Security (TLS v1).

10. Electronic Payment
Pembayaran dengan menggunakan media elektronik merupakan sebuah masalah yang belum tuntas. Ada berbagai solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah electronic payment, antara lain:

  1. Standards: SET, Mondex
  2. Electronic money: e-cash digicash, CyberCash, iKP
  3. Virtual wallet, EMV electronic purse
  4. Credits and debits on the Internet, First Virtual.
  5. Internet banking beserta group yang terlibat di dalamnya, seperti kelompok OpenFinancial Exchange (OFX) yang dimotori oleh CheckFree Corporation Intuit, dan Microsoft beserta institusi finansial lainnya.
  6. Stocks and trading
  7. Smartcards: introduction, CLIP, ISO 7816 (beserta seluruh bagian/part-nya) Java Card, Open Card Framework.
  8.  Regulatory issues
  9. Internet economics, digital money
  10. Internet payment protocol, ePurse protocol
  11. Micropayments, yaitu pembayaran dalam jumlah yang sangat kecil (misalnya untuk membaca web site dichage 0.25c/halaman): Millicen
  12. Electronic check: FSTC Electronic Check Project4
  13. Limitatitions Of Traditonal Payment Instrument.
  14. Security requirement (Authentications, Privacy, Integrity, Non-repudiation, Safety).
  15. Single-Key (Symentric) Encryption.
  16. Public/Private Key System.
  17. Electronic Credit Card (payment using unencypted, encrypted payments, high level security and privacy).
  18. Electronic CASH.
  19. Electronic Pyment Card (smart card).
  20. Three Party Payment System.

11. Keamanan (Security)
Secara umum, keamanan merupakan salah satu komponen atau servis yang dibutuhkan untuk menjalankan eCommerce. Beberapa bagian dari keamanan ini sudah dibahas di atas dalam bagian tersendiri, seperti Infrastruktur Kunci Publik (IKP), dan privacy. Untuk menjamin keamanan, perlu adanya kemampuan dalam bidang ini yang dapat diperoleh melalui penelitian dan pemahaman.

Beberapa hal yang harus dikuasai yaitu sebagai berikut :

A. Teknologi Kriptografi
Teknologi kriptografi menjelaskan bagaimana mengamankan data dengan menggunakan enkripsi. Berbagai sistem sudah dikembangkan seperti sistem privae key dan public key. Penguasaan algoritma-algoritma populer digunakan untuk mengamankan data juga sangat penting. Contoh algoritma ini antara lain DES, IDEA, RC5, RSA dan ECC (Ellliptic Curve Cryptography). Penelitian dalam bidang ini di perguruan tinggi merupakan suatu hal yang penting. Salah satu masalah dalam mengamankan enkripsi adalah bagaimana memastikan bahwa hanya sang penerima yang dapat mengakses data. Anda dapat menggembok data dan mengirimkannya bersama kuncinya ke alamat tujuan, tetapi bagaimana memastikan kunci itu tidak dicuri orang di tengah jalan? Salah satu cara untuk memecahkannya adalah bahwa si penerima yang mengirimkan gemboknya, tetapi tidak mengirimkan kuncinya. Anda menggembok data dengan gembok yang dikirim olehnya dan mengirimkannya. Si penerima kemudian akan membukanya dengan kunci miliknya yang tidak pernah dikirimkannya ke siapa-siapa. Kini masalahnya bila data yang digembok itu dicuri orang, tetapi dengan enkripsi yang kompleks akan sangat sulit bagi orang itu untuk mengakses data yang sudah digembok itu.

B. One Time Pasword
Penggunaan password yang hanya dapat dipakai sebanyak satu kali. Biasanya password angka digital yang merandom angka setiap kali transaksi.

C. Konsultan keamanan
Konsultan, organisasi, dan institusi yang bergerak di bidang keamanan dapat membantu meningkatkan dan menjaga keamanan. Contoh organisasi yang bergerak di bidang ini adalah IDCERT.

D. Kerangka kerja eCommerce
Kerangka kerja (framework) dari eCommerce memiliki beberapa komponen, antara
lain:

1. Naional Inormation Technology Committee (on eCommerce). Komite ini bertanggung jawab untuk memformulasikan Information Technology, speciically eCommerce, di Indonesia. Komite ini dapat membuat working group untuk meneliti penggunaan teknologi informasi lebih lanjut. Berbagai pihak yang terlibat dalam bidang commerce dan electronic commerce sebaiknya terwakili dalam komite ini, misalnya adanya wakil dari Perbankan.
2. Communication Infrastructure
3. EC/EDI standards / infrastructure. Menentukan standar yang dapat diterima oleh semua pihak merupakan salah satu kunci utama.
4. Cyberlaw : EC laws, Electronic Security laws.
5. Customers & related organizations

Jumat, 01 April 2011

Building the Web


Web yang ada di dunia maya tidak hanya ada begitu saja dan dikunjungi banyak orang tanpa ada proses pembuatannya. Web yang terbuat dari hasil rancangan sebuah programmer maupun pemula yang memiliki beberapa keahlian seperti yang diperlukan pada saat membangun web pada umumnya memahami dasar komputer online.

Beberapa pokok bahasan untuk membangun web yaitu :
A. Web Architecture (HTTP, HTML, URI, XML, XSLT, JavaScript, AJAX)
Flickr, GMail, Google Suggest, atau Google Maps generasi baru aplikasi web dinamis yang muncul. Aplikasi ini terlihat dan bertindak sangat mirip dengan aplikasi desktop tradisional tanpa bergantung pada plug-in atau fitur khusus browser. aplikasi Web secara tradisional telah satu set halaman HTML yang harus ulang untuk mengubah bagian apapun dari konten. Teknologi seperti bahasa pemrograman JavaScript dan Cascading style sheet (CSS) telah jatuh tempo ke titik di mana mereka dapat digunakan secara efektif untuk membuat aplikasi web yang sangat dinamis yang akan bekerja di semua browser utama. Artikel ini akan detail beberapa teknik yang dapat Anda gunakan hari ini untuk mengaktifkan aplikasi web Anda agar lebih kaya dan interaktif seperti aplikasi desktop

Memperkenalkan Teknologi Asynchronous JavaScript and XML (Ajax)
Menggunakan teknologi JavaScript, halaman HTML asynchronous dapat membuat panggilan ke server dari yang dimuat dan mengambil konten yang dapat diformat sebagai dokumen XML, konten HTML, teks biasa, atau JavaScript Object Notation (JSON). JavaScript Teknologi kemudian dapat menggunakan konten untuk update atau memodifikasi Document Object Model (DOM) dari halaman HTML. Istilah ini Asynchronous JavaScript and XML Teknologi ( Ajax ) telah muncul baru-baru ini untuk menggambarkan model interaksi
Ajax bukanlah hal baru.Teknik-teknik ini telah tersedia untuk pengembang penargetan Internet Explorer pada platform Windows selama bertahun-tahun. Sampai saat ini, teknologi ini dikenal sebagai Remoting web atau remote scripting.. Web pengembang juga menggunakan kombinasi dari plug-in, applet Java, dan frame tersembunyi untuk meniru model interaksi selama beberapa waktu. Apa yang telah berubah baru-baru ini adalah memasukkan dukungan untuk XMLHttpRequest objek dalam runtimes JavaScript dari browser utama. Keajaiban riil adalah hasil dari teknologi JavaScriptXMLHttpRequest object. obyek ini tidak ditentukan dalam spesifikasi teknologi JavaScript formal, semua browser utama hari ini mendukungnya. Perbedaan halus dengan teknologi JavaScript dan dukungan CSS antara generasi sekarang browser seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, dan Safari dapat dikelola. Perpustakaan JavaScript seperti Dojo , Prototype , dan Yahoo User Interface Perpustakaan telah muncul untuk mengisi di mana browser tidak dikelola dan untuk menyediakan model pemrograman standar.. Dojo, misalnya, adalah mengatasi aksesibilitas, internasionalisasi, dan grafis lanjutan di browser – semua yang telah duri di sisi adopters awal Ajax. pembaruan lebih yakin terjadi sebagai kebutuhan.

Beberapa menggunakan untuk interaksi Ajax adalah sebagai berikut:
1. Real-time data validasi: Formulir data seperti user ID, nomor seri, kode pos, atau bahkan kode kupon khusus yang memerlukan validasi sisi server dapat divalidasi dalam bentuk sebelum pengguna menyerahkan formulir. Lihat Realtime Formulir Validasi untuk rincian.
2. Autocompletion: Sebuah bagian tertentu dari data formulir seperti alamat email, nama, atau nama kota mungkin autocompleted sebagai jenis pengguna.
3. Load on demand: Berdasarkan peristiwa klien, sebuah halaman HTML bisa mengambil data yang lebih di latar belakang, yang memungkinkan browser untuk memuat halaman dengan lebih cepat.
4. kontrol antarmuka pengguna dan efek canggih: Kontrol seperti pohon, menu, tabel data, editor rich text, kalender, dan bar kemajuan memungkinkan interaksi pengguna yang lebih baik dan interaksi dengan halaman HTML, biasanya tanpa membutuhkan pengguna untuk kembali halaman tersebut.
5. Refreshing data dan server push: halaman HTML mungkin polling data dari server untuk-to-date data sampai seperti skor, harga saham, cuaca, atau-data aplikasi spesifik. Klien dapat menggunakan teknik Ajax untuk mendapatkan satu set data saat ini tanpa reload satu halaman penuh. Polling bukanlah cara yang paling efisien untuk memastikan bahwa data pada halaman yang paling lancar. Emerging teknik seperti Comet sedang dikembangkan untuk menyediakan server-side push benar melalui HTTP dengan menjaga koneksi secara persistent antara klien dan server. Lihat entri blog di Comet menggunakan Grizzly untuk lebih lanjut tentang pengembangan push server dengan teknologi Java.
6. Partial submit: Sebuah halaman HTML bisa mengirimkan data formulir yang diperlukan tanpa membutuhkan refresh halaman penuh.
7. Mashups: Sebuah halaman HTML dapat memperoleh data menggunakan sisi proxy server atau dengan memasukkan skrip eksternal untuk mencampur data eksternal dengan aplikasi Anda atau yang layanan data Anda. Sebagai contoh, Anda dapat mencampur konten atau data dari aplikasi pihak ketiga seperti Google Maps dengan aplikasi Anda sendiri.
8. Halaman sebagai aplikasi: Ajax teknik dapat dilakukan untuk membuat-halaman aplikasi tunggal yang terlihat dan terasa seperti aplikasi desktop. Lihat artikel tentang penggunaan Ajax dan portlets untuk lebih lanjut mengenai bagaimana Anda dapat menggunakan aplikasi portlet hari ini.

B. Algoritma Sandi
Algoritma sandi adalah algoritma yang berfungsi untuk melakukan tujuan kriptografis. Algoritma tersebut harus memiliki kekuatan untuk melakukan (dikemuk akan olehShannon) :
• konfusi/pembingungan (confusion), dari teks terang sehingga sulit untuk direkonstruksikan secara langsung tanpa menggunakan algoritma dekripsinya
• difusi/peleburan (difusion), dari teks terang sehingga karakteristik dari teks terang tersebut hilang. sehingga dapat digunakan untuk mengamankan informasi. Pada implementasinya sebuah algoritmas sandi harus memperhatikan kualitas layanan/Quality of Service atau QoS dari keseluruhan sistem dimana dia diimplementasikan. Algoritma sandi yang handal adalah algoritma sandi yang kekuatannya terletak pada kunci, bukan pada kerahasiaan algoritma itu sendiri. Teknik dan metode untuk menguji kehandalan algoritma sandi adalah kriptanalisa.
• Dasar matematis yang mendasari proses enkripsi dan dekripsi adalah relasi antara dua himpunan yaitu yang berisi elemen teks terang /plaintext dan yang berisi elemen teks sandi/ciphertext. Enkripsi dan dekripsi merupakan fungsi transformasi antara himpunan-himpunan tersebut. Apabila elemen-elemen teks terang dinotasikan dengan P, elemen-elemen teks sandi dinotasikan dengan C, sedang untuk proses enkripsi dinotasikan dengan E, dekripsi dengan notasi


D. Enkripsi : E (P) = C
Dekripsi : D (C) =P atau D (E ( P)) = P
Skema algoritma sandi akan disebut kunci-simetris apabila untuk setiap proses enkripsi maupun dekripsi data secara keseluruhan digunakan kunci yang sama. Skema ini berdasarkan jumlah data per proses dan alur pengolahan data didalamnya dibedakan menjadi dua kelas, yaitu block-cipher dan stream-cipher.
Block-cipher adalah skema algoritma sandi yang akan membagi-bagi teks terang yang akan dikirimkan dengan ukuran tertentu (disebut blok) dengan panjang t, dan setiap blok dienkripsi dengan menggunakan kunci yang sama. Pada umumnya, block-cipher memproses teks terang dengan blok yang relatif panjang lebih dari 64 bit, untuk mempersulit penggunaan pola-pola serangan yang ada untuk membongkar kunci.

C. Decentralization .
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Mengacu kepada kondisi ini, maka kajian pada WebScience akan melibatkan multi disiplin.
Berpendapat bahwa ini ilmu desentralisasi struktur informasi adalah penting untuk memahami bagaimana informal dan informasi link yang tidak direncanakan antara manusia, agen, database, organisasi dan aktor-aktor lain dan sumber daya dapat memenuhi informasi kebutuhan driver penting seperti e-ilmu pengetahuan dan e-government. Bagaimana sistem dasarnya desentralisasi dapat memiliki performa seperti dirancang ke dalamnya adalah pertanyaan kunci dariWebScience.'WebScience' merupakan ungkapan ambigu.
Dimana ilmu Fisik adalah disiplin analitik yang bertujuan untuk menemukan hukum yang menghasilkan atau menjelaskan fenomena yang diamati, ilmu komputer adalah sebagian besar (walaupun tidak eksklusif) sintetis, dalam formalisms dan algoritma diciptakan dalam rangka mendukung perilaku yang diinginkan tertentu. ilmu web harus merupakan penggabungan dari kedua paradigma, Web perlu dipelajari dan dipahami, dan perlu direkayasa. Pada skala mikro, Web adalah infrastruktur bahasa buatan dan protokol, yang merupakan bagian dari rekayasa. Tapi filosofi menghubungkan yang mengatur Web, dan yang digunakan dalam komunikasi, mengakibatkan sifat muncul pada skala makro (Beberapa yang diinginkan, dan karenanya harus direkayasa dalam, yang lain tidak diinginkan, dan jika mungkin untuk direkayasa keluar)
Dan tentu saja Penggunaan Web dalam komunikasi adalah bagian dari sistem yang lebih luas interaksi manusia diatur oleh konvensi dan hukum.
Teknologi berinteraksi dengan masyarakat manusia berarti interdisciplinarity bahwa adalah kebutuhan perusahaan Web Science. Seperti agenda interdisipliner penelitian, mampu mendorong pembangunan Web sosial dan ilmiah dalam cara yang berguna, belum terlihat dan perlu diciptakan. Untuk itu, pada bulan September 2005, sebuah Ilmu Web Workshop diselenggarakan di London, Inggris (rincian kontributor ke Workshop diberikan dalam Ucapan Terima Kasih).
Lokakarya memeriksa sejumlah isu, termasuk:
• Muncul tren di Web.
• Tantangan untuk memahami dan membimbing pengembangan Web.
• Menyusun penelitian untuk mendukung eksploitasi peluang dibuat oleh (antara lain) mana-mana, mobilitas, media baru dan peningkatan jumlah data yang tersedia secara online.
• Memastikan sifat sosial yang penting seperti privasi dihormati.


• Mengidentifikasi dan melestarikan invariants penting dari theWeb pengalaman.
D. Governance
Seorang yang tidak memiliki keunggulan individu dapat memberikan value ketika ia berperan dalam sebuah organisasi. Fungsi dan peran tiap tiap individu ditentukan secara rinci dalam tubuh organisasi. Demikian juga sebaliknya, individu yang sangat unggul sekalipun dapat tidak memberikan value apapun ketika berada dalam organisasi yang tidak efisien.
Hasil yang optimal dapat diberikan individu ketika organisasinya bekerja dengan efisien. Hasil optimal bisa didapat dari rasio terbaik antara efektifitas dan efisiensi. Menjadi efektif ketika berhasil mencapai tujuan dalam waktu sesingkat mungkin dan menjadi efisien ketika menggunakan usaha yang paling sedikit untuk berhasil mencapainya.
Semakin besar organisasi dengan segala hirarki dan birokrasinya semakin tidak efisien organisasi tersebut. Pemerintah adalah organisasi terbesar dan terumit dalam sebuah negara. Ketidak-efisienan pemerintah bahkan sudah menjadi momok negara negara dunia ketiga dan dituding sebagai biang keladi berbagai masalah sosial kemanusiaan, ekonomi dan demokrasi pembangunan seperti yang dijabarkan dalam Millenium Development Goals (MDG).
Dalam rangka mencapai MDG dibutuhkan pemerintah yang efisien, efektif, akuntabel dan transparan. Untuk memenuhi syarat syarat tersebut maka diperkenalkanlah konsep e-Government. Huruf “e” diawal melambangkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dalam pemerintahan.
Begitu luasnya hal hal yang berkaitan dengan proses pemerintahan (government) antara pemerintah dan masyarakatnya sehingga menuntut banyak hal yang harus ditata bentuk hubungannya (governance). Bentuk hubungan yang harus ditata-kelola adalah hubungan yang bersifat pemerintah-ke-pemerintah (G2G), pemerintah-ke-bisnis (G2B), dan pemerintah-ke-masyarakat (G2C).
Tata-kelola untuk e-government disebut e-Governance. Ketika masyarakat dapat dilayani oleh pemerintah dengan menggunakan TIK secara efisien maka ini adalah keberhasilan fungsi e-government dan ketika masyarakat merasakan efektifitas e-government kemudian mereka “berpartisipasi mengelola” e-government maka ini adalah hasil dari e-governance yang baik.
Maksud dari masyarakat “berpartisipasi mengelola” adalah masyarakat terlibat dari waktu ke waktu dalam proses pengambilan keputusan penggunaan TIK dalam pemerintahan sehingga membuat fungsi e-government semakin baik. Ketika itu terjadi maka e-government dapat mewujudkan good governance.
Proses transformasi dari pemerintahan tradisional ke e-Government makan waktu yang panjang dan melibatkan banyak pihak sebagai stakeholder karena itu penting membuat perencanaan strategis. Ada dua jenis perencanaan: top-down berupa roadmap dan bottom-upberupa rancangan arsitektur TI. Dalam roadmap terdapat hasil analisis dari berbagai metodologi yang sesuai untuk menghasilkan portfolio aplikasi TI yang dibutuhkan. Bagaimana aplikasi itu dibangun kemudian dirancang dalam sebuah arsitektur TI. Arsitektur TI ini hanyalah salah satu dari lima faktor penting kesuksesan penyelenggaraan e-government yang antara lain:
1. Visi, objektif, strategi
2. Hukum dan Peraturan
3. Struktur organisasi
4. Proses Bisnis
5. Teknologi Informasi
Kelima faktor diatas menunjukkan betapa luas dan besarnya ruang lingkap e-Government ini sehingga perencanaan yang dilakukan harus sangat hati hati untuk menghindari kegagalan yang akan membuang banyak biaya. Catatan dari PBB mengatakan bahwa 35% penyelenggaraan e-Government gagal total, 50% gagal sebagian dan hanya 15% yang berhasil. Untuk mengatasi hal ini PBB hingga membentuk akademi pelatihan untuk mensukseskan penyelenggarakan e-government di negara negara dunia ketiga.
E. Standards
Web standar adalah istilah umum untuk standar formal dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan mendukung serangkaian standar praktik terbaik untuk membangun situs web, dan filsafat desain dan pengembangan web yang meliputi metode-metode.
Banyak saling tergantung standar dan spesifikasi, beberapa aspek yang mengatur internet, bukan hanya World Wide Web, secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi situs web kami dan layanan web.

Jumat, 25 Maret 2011

Info Seminar dan Workshop di POLTEK UI

Poltek UI mengadakan acara National Polytechnic Fair (NPF)
ada workshop dan seminar

- Workshop Open Source (hari rabu 30 maret 2011)
muiai dari jam 8 pagi - 3 sore
Pembicara :
Onno Widodo Purbo (Pakar IT, Peraih "ASEAN OUTSTANDING ENGINEERING ACHIEVEMENT AWARD")
*HTM 50.000(dapet snack + makan siang + sertifikat)

- Workshop Hacking (hari kamis 31 maret 2011)
mulai dari jam 8 pagi - 3 sore
Pembicara :
Adi Nugroho (Pendiri Komunitas Hacking)
*HTM 40.000(dapet snack + makan siang + sertifikat)

SEMINAR
"Revitalisasi Peran Politeknik sebagai Penyedia SDM yang Handal Bagi Bangsa"
Pembicara :
Prof.Dr.Ir.Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan RI)
Prof.Dr.Ir.Jhony wahyuadi, DEA

"Internet Sehat Indonesiaku Hebat"
Pembicara :
Sri Rahayu Purwitaningsih ,Bsc (Ketua Dewan Pembina YKKI, Penggiat Internet Sehat&Aman)

"Tantangan Teknologi di Masa Depan"
Pembicara :
Drs. Suharna Suryagranata, MT
Bambang Setijawan, ST, Msc.
*HTM 15.000

Tempat : Gd. Aula Direktorat PNJ

info lebih lanjut (jangan tanya ke saya) silakan kunjungi websitenya di :

website resmi nya http://www.npf2011.com/

Rabu, 23 Maret 2011

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 2011

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 2011
Berdasarkan Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiknas akan menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) Tingkat Nasional Tahun 2011. Seleksi akan diawali pada Tingkat KOPERTIS Wilayah III pada Bulan April 2011.
Unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan adalah
1. IP Kumulatif
2. Karya tulis ilmiah
3. Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
4. Bahasa Inggris/Asing
5. Kepribadian
Persyaratan:
1. Peserta adalah mahasiswa aktif program S1 maksimal Semester 8, berusia tidak lebih dari 24 tahun dan belum dinyatakan lulus pada saat pemilihan tingkat nasional.
2. IPK Semester PTA 2010/2011 minimal 2,75.
3. Peserta memiliki pengalaman dan/atau prestasi dalam kegiatan kokurikuler dan ekstra-kurikuler, intra maupun ekstra perguruan tinggi
4. Peserta mempunyai kemampuan berbahasa Inggris/Asing dan memiliki kepribadian yang menarik.
5. Peserta wajib menyusun sebuah karya ilmiah dalam bahasa Indonesia baku dan ringkasannya ditulis dalam bahasa Inggris.
Mahasiswa Universitas Gunadarma yang berminat mengikuti seleksi
Mahasiswa Berprestasi ini dipersilahkan mendaftarkan diri dengan
menyerahkan :
1. Formulir Daftar Riwayat Hidup dan Formulir isian kegiatan ko dan ekstrakurikuler yang telah diisi lengkap, serta dokumen pendukungnya. Formulir dan petunjuk pengisiannya terdapat dalam Buku Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana yang dapat diunduh di Pedoman Mahasiswa Berprestasi

2. Pasfoto terbaru (B/W atau berwarna) ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar.
3. Rangkuman Nilai yang dicetak langsung melalui studentsite account.
4. Fotocopy KRS Semester ATA 2010/2011.
5. Fotocopy KTM dan KTP.
6. Karya tulis ilmiah ditulis dalam bahasa Indonesia dengan ringkasan ditulis dalam bahasa Inggris. Aturan penulisan dapat dilihat dalam Buku Pedoman
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana. Tema karya
tulis ‘Mahasiswa Indonesia Cerdas dan Berkarakter’, pilihan topik karya tulis :
a. Pendidikan untuk semua
b. Menuju Indonesia sehat dan sejahtera
c. Penanggulangan kemiskinan
d. Ketahanan pangan
e. Pembangunan infrastruktur dan transportasi
f. Iklim investasi dan dunia usaha
g. Energi terbarukan
h. Lingkungan hidup dan penanggulangan bencana
i. Daerah tertinggal, terdepan, terluar dan pasca konflik
j. Kebudayaan, kreatifitas, inovasi teknologi
k. Peran masyarakat dalam bidang polkam
l. Harmoni sosial dan integrasi bangsa.
Semua berkas pendaftaran dimasukkan ke dalam Map berwarna Biru dan diserahkan paling lambat Hari Selasa, Tanggal 5 April 2011 Pukul 15.00 ke Bidang Kemahasiswaan UG, Kampus D Ruang D427.
Mahasiswa yang mendaftarkan diri akan diseleksi di tingkat perguruan tinggi sebelum dinyatakan layak untuk mewakili Universitas Gunadarma.