Laman

Senin, 03 Januari 2011

Artikel


DAMPAK PERKEMBANGAN GLOBALISASI MEDIA TERHADAP MASYARAKAT DAN BUDAYA INDONESIA

      Menurut asal katanya, kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang memiliki arti yaitu universal. Makna lain dari globalisasi adalah suatu proses yang menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dan ada pula yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, proses sejarah atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek sosial budaya. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai sosial dan budaya tertentu ke seluruh dunia sehingga telah terlihat sejak lama.
Perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif  terjadi pada awal abad ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Ada enam perspektif dalam hal melihat peran media:
Pertama, melihat media massa seabagai window on event and experience. Media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa yang sedang terjadi di luar sana. Atau media merupakan sarana belajar untuk mengetahui berbagai peristiwa.
Kedua, media juga sering dianggap sebagai a mirror of event in society and the world, implying a faithful reflection. Cermin berbagai peristiwa yang ada di masyarakat dan dunia, yang merefleksikan apa adanya. Karenanya para pengelola media sering merasa tidak “bersalah” jika isi media penuh dengan kekerasan, konflik, pornografi dan berbagai keburukan lain, karena memang menurut mereka faktanya demikian, media hanya sebagai refleksi fakta, terlepas dari suka atau tidak suka. Padahal sesungguhnya, angle, arah dan framing dari isi yang dianggap sebagai cermin realitas tersebut diputuskan oleh para profesional media, dan khalayak tidak sepenuhnya bebas untuk mengetahui apa yang mereka inginkan.
Ketiga, memandang media massa sebagai filter, atau gatekeeper yang menyeleksi berbagai hal untuk diberi perhatian atau tidak. Media senantiasa memilih issue, informasi atau bentuk content yang lain berdasar standar para pengelolanya. Di sini khalayak “dipilihkan” oleh media tentang apa-apa yang layak diketahui dan mendapat perhatian .
Keempat, media massa acapkali pula dipandang sebagai guide, penunjuk jalan atau interpreter, yang menerjemahkan dan menunjukkan arah atas berbagai ketidakpastian, atau alternative yang beragam umpan balik.
Keenam, media massa sebagai interlocutor, yang tidak hanya sekadar tempat berlalu lalangnya informasi, tetapi juga partner komunikasi yang memungkinkan terjadinya komunikasi interaktif.

Sabtu, 01 Januari 2011

SEMINAR

  1. Seminar dan Sosialisasi Hibah MS-IPTEKS "Peningkatan Kerjasama Perguruan Tinggi dengan Industri dan Sektor Publik dalam Pemanfaatan Sumber Daya IPTEKS" Kerjasama dengan : AXIOO "Create Future Education Based on Mobile Platform Technology". Depok, 29 Desember 2009.
  2. Uni-Industry Collaboration : "Mengembangkan Kompetensi Bidang New Media dan Game Technology", diselenggarakan oleh : Program Hibah Kompetisi Institusi (PHK-I) Universitas Gunadarma. Auditrium Universitas Gunadarma - Kampus Depok, 8 Juni 2010.

ORGANISASI

SEKOLAH DASAR (SD)
  1. Pramuka
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
  1. Pramuka
  2. Palang Merah Remaja (PMR)
  3. Tari
  4. Karya Ilmiah Remaja (KIR)
SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
  1. Basket
  2. Rohis
UNIVERSITAS GUNADARMA
-

DI LINGKUNGAN RUMAH
-

CURRICULUM VITAE

DATA DIRI
Nama                    : Dewi Indah Prastuti
Tempat Lahir         : Jakarta
Tanggal Lahir         : 16 Desember 1991
Kelamin                 : Perempuan
Kebangsaan           : Indonesia
Status                    : Belum Menikah
Alamat                  : Jl. Pucung 1 No.40 Rt. 003 Rw. 02, Kel. Balekambang, Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
Nomor Telepon      : 085692701005
Alamat Email          : everlasting.friend7@gmail.com dip_1612@yahoo.com


PENDIDIKAN FORMAL
I. SDN Batu Ampar 13 Pagi, Jakarta
   LULUS Tahun Ajaran 2002/2003
II. SMP Negeri 49 Jakarta
     LULUS Tahun Ajaran 2005/2006
III. SMAN 51 Jakarta
      LULUS Tahun Ajaran 2008/2009
IV. Universitas Gunadarma
      Tahun Ajaran 2009/2010 - sekarang

KOMPETENSI
Komputer     : MS.Office: Word, Powerpoint, Excel.
                      Linux.
Bahasa         : Inggris dan Indonesia 

HOBI
- Mendengarkan Musik
- Nonton
- Hangout with my friends