Laman

Jumat, 01 April 2011

Building the Web


Web yang ada di dunia maya tidak hanya ada begitu saja dan dikunjungi banyak orang tanpa ada proses pembuatannya. Web yang terbuat dari hasil rancangan sebuah programmer maupun pemula yang memiliki beberapa keahlian seperti yang diperlukan pada saat membangun web pada umumnya memahami dasar komputer online.

Beberapa pokok bahasan untuk membangun web yaitu :
A. Web Architecture (HTTP, HTML, URI, XML, XSLT, JavaScript, AJAX)
Flickr, GMail, Google Suggest, atau Google Maps generasi baru aplikasi web dinamis yang muncul. Aplikasi ini terlihat dan bertindak sangat mirip dengan aplikasi desktop tradisional tanpa bergantung pada plug-in atau fitur khusus browser. aplikasi Web secara tradisional telah satu set halaman HTML yang harus ulang untuk mengubah bagian apapun dari konten. Teknologi seperti bahasa pemrograman JavaScript dan Cascading style sheet (CSS) telah jatuh tempo ke titik di mana mereka dapat digunakan secara efektif untuk membuat aplikasi web yang sangat dinamis yang akan bekerja di semua browser utama. Artikel ini akan detail beberapa teknik yang dapat Anda gunakan hari ini untuk mengaktifkan aplikasi web Anda agar lebih kaya dan interaktif seperti aplikasi desktop

Memperkenalkan Teknologi Asynchronous JavaScript and XML (Ajax)
Menggunakan teknologi JavaScript, halaman HTML asynchronous dapat membuat panggilan ke server dari yang dimuat dan mengambil konten yang dapat diformat sebagai dokumen XML, konten HTML, teks biasa, atau JavaScript Object Notation (JSON). JavaScript Teknologi kemudian dapat menggunakan konten untuk update atau memodifikasi Document Object Model (DOM) dari halaman HTML. Istilah ini Asynchronous JavaScript and XML Teknologi ( Ajax ) telah muncul baru-baru ini untuk menggambarkan model interaksi
Ajax bukanlah hal baru.Teknik-teknik ini telah tersedia untuk pengembang penargetan Internet Explorer pada platform Windows selama bertahun-tahun. Sampai saat ini, teknologi ini dikenal sebagai Remoting web atau remote scripting.. Web pengembang juga menggunakan kombinasi dari plug-in, applet Java, dan frame tersembunyi untuk meniru model interaksi selama beberapa waktu. Apa yang telah berubah baru-baru ini adalah memasukkan dukungan untuk XMLHttpRequest objek dalam runtimes JavaScript dari browser utama. Keajaiban riil adalah hasil dari teknologi JavaScriptXMLHttpRequest object. obyek ini tidak ditentukan dalam spesifikasi teknologi JavaScript formal, semua browser utama hari ini mendukungnya. Perbedaan halus dengan teknologi JavaScript dan dukungan CSS antara generasi sekarang browser seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, dan Safari dapat dikelola. Perpustakaan JavaScript seperti Dojo , Prototype , dan Yahoo User Interface Perpustakaan telah muncul untuk mengisi di mana browser tidak dikelola dan untuk menyediakan model pemrograman standar.. Dojo, misalnya, adalah mengatasi aksesibilitas, internasionalisasi, dan grafis lanjutan di browser – semua yang telah duri di sisi adopters awal Ajax. pembaruan lebih yakin terjadi sebagai kebutuhan.

Beberapa menggunakan untuk interaksi Ajax adalah sebagai berikut:
1. Real-time data validasi: Formulir data seperti user ID, nomor seri, kode pos, atau bahkan kode kupon khusus yang memerlukan validasi sisi server dapat divalidasi dalam bentuk sebelum pengguna menyerahkan formulir. Lihat Realtime Formulir Validasi untuk rincian.
2. Autocompletion: Sebuah bagian tertentu dari data formulir seperti alamat email, nama, atau nama kota mungkin autocompleted sebagai jenis pengguna.
3. Load on demand: Berdasarkan peristiwa klien, sebuah halaman HTML bisa mengambil data yang lebih di latar belakang, yang memungkinkan browser untuk memuat halaman dengan lebih cepat.
4. kontrol antarmuka pengguna dan efek canggih: Kontrol seperti pohon, menu, tabel data, editor rich text, kalender, dan bar kemajuan memungkinkan interaksi pengguna yang lebih baik dan interaksi dengan halaman HTML, biasanya tanpa membutuhkan pengguna untuk kembali halaman tersebut.
5. Refreshing data dan server push: halaman HTML mungkin polling data dari server untuk-to-date data sampai seperti skor, harga saham, cuaca, atau-data aplikasi spesifik. Klien dapat menggunakan teknik Ajax untuk mendapatkan satu set data saat ini tanpa reload satu halaman penuh. Polling bukanlah cara yang paling efisien untuk memastikan bahwa data pada halaman yang paling lancar. Emerging teknik seperti Comet sedang dikembangkan untuk menyediakan server-side push benar melalui HTTP dengan menjaga koneksi secara persistent antara klien dan server. Lihat entri blog di Comet menggunakan Grizzly untuk lebih lanjut tentang pengembangan push server dengan teknologi Java.
6. Partial submit: Sebuah halaman HTML bisa mengirimkan data formulir yang diperlukan tanpa membutuhkan refresh halaman penuh.
7. Mashups: Sebuah halaman HTML dapat memperoleh data menggunakan sisi proxy server atau dengan memasukkan skrip eksternal untuk mencampur data eksternal dengan aplikasi Anda atau yang layanan data Anda. Sebagai contoh, Anda dapat mencampur konten atau data dari aplikasi pihak ketiga seperti Google Maps dengan aplikasi Anda sendiri.
8. Halaman sebagai aplikasi: Ajax teknik dapat dilakukan untuk membuat-halaman aplikasi tunggal yang terlihat dan terasa seperti aplikasi desktop. Lihat artikel tentang penggunaan Ajax dan portlets untuk lebih lanjut mengenai bagaimana Anda dapat menggunakan aplikasi portlet hari ini.

B. Algoritma Sandi
Algoritma sandi adalah algoritma yang berfungsi untuk melakukan tujuan kriptografis. Algoritma tersebut harus memiliki kekuatan untuk melakukan (dikemuk akan olehShannon) :
• konfusi/pembingungan (confusion), dari teks terang sehingga sulit untuk direkonstruksikan secara langsung tanpa menggunakan algoritma dekripsinya
• difusi/peleburan (difusion), dari teks terang sehingga karakteristik dari teks terang tersebut hilang. sehingga dapat digunakan untuk mengamankan informasi. Pada implementasinya sebuah algoritmas sandi harus memperhatikan kualitas layanan/Quality of Service atau QoS dari keseluruhan sistem dimana dia diimplementasikan. Algoritma sandi yang handal adalah algoritma sandi yang kekuatannya terletak pada kunci, bukan pada kerahasiaan algoritma itu sendiri. Teknik dan metode untuk menguji kehandalan algoritma sandi adalah kriptanalisa.
• Dasar matematis yang mendasari proses enkripsi dan dekripsi adalah relasi antara dua himpunan yaitu yang berisi elemen teks terang /plaintext dan yang berisi elemen teks sandi/ciphertext. Enkripsi dan dekripsi merupakan fungsi transformasi antara himpunan-himpunan tersebut. Apabila elemen-elemen teks terang dinotasikan dengan P, elemen-elemen teks sandi dinotasikan dengan C, sedang untuk proses enkripsi dinotasikan dengan E, dekripsi dengan notasi


D. Enkripsi : E (P) = C
Dekripsi : D (C) =P atau D (E ( P)) = P
Skema algoritma sandi akan disebut kunci-simetris apabila untuk setiap proses enkripsi maupun dekripsi data secara keseluruhan digunakan kunci yang sama. Skema ini berdasarkan jumlah data per proses dan alur pengolahan data didalamnya dibedakan menjadi dua kelas, yaitu block-cipher dan stream-cipher.
Block-cipher adalah skema algoritma sandi yang akan membagi-bagi teks terang yang akan dikirimkan dengan ukuran tertentu (disebut blok) dengan panjang t, dan setiap blok dienkripsi dengan menggunakan kunci yang sama. Pada umumnya, block-cipher memproses teks terang dengan blok yang relatif panjang lebih dari 64 bit, untuk mempersulit penggunaan pola-pola serangan yang ada untuk membongkar kunci.

C. Decentralization .
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Mengacu kepada kondisi ini, maka kajian pada WebScience akan melibatkan multi disiplin.
Berpendapat bahwa ini ilmu desentralisasi struktur informasi adalah penting untuk memahami bagaimana informal dan informasi link yang tidak direncanakan antara manusia, agen, database, organisasi dan aktor-aktor lain dan sumber daya dapat memenuhi informasi kebutuhan driver penting seperti e-ilmu pengetahuan dan e-government. Bagaimana sistem dasarnya desentralisasi dapat memiliki performa seperti dirancang ke dalamnya adalah pertanyaan kunci dariWebScience.'WebScience' merupakan ungkapan ambigu.
Dimana ilmu Fisik adalah disiplin analitik yang bertujuan untuk menemukan hukum yang menghasilkan atau menjelaskan fenomena yang diamati, ilmu komputer adalah sebagian besar (walaupun tidak eksklusif) sintetis, dalam formalisms dan algoritma diciptakan dalam rangka mendukung perilaku yang diinginkan tertentu. ilmu web harus merupakan penggabungan dari kedua paradigma, Web perlu dipelajari dan dipahami, dan perlu direkayasa. Pada skala mikro, Web adalah infrastruktur bahasa buatan dan protokol, yang merupakan bagian dari rekayasa. Tapi filosofi menghubungkan yang mengatur Web, dan yang digunakan dalam komunikasi, mengakibatkan sifat muncul pada skala makro (Beberapa yang diinginkan, dan karenanya harus direkayasa dalam, yang lain tidak diinginkan, dan jika mungkin untuk direkayasa keluar)
Dan tentu saja Penggunaan Web dalam komunikasi adalah bagian dari sistem yang lebih luas interaksi manusia diatur oleh konvensi dan hukum.
Teknologi berinteraksi dengan masyarakat manusia berarti interdisciplinarity bahwa adalah kebutuhan perusahaan Web Science. Seperti agenda interdisipliner penelitian, mampu mendorong pembangunan Web sosial dan ilmiah dalam cara yang berguna, belum terlihat dan perlu diciptakan. Untuk itu, pada bulan September 2005, sebuah Ilmu Web Workshop diselenggarakan di London, Inggris (rincian kontributor ke Workshop diberikan dalam Ucapan Terima Kasih).
Lokakarya memeriksa sejumlah isu, termasuk:
• Muncul tren di Web.
• Tantangan untuk memahami dan membimbing pengembangan Web.
• Menyusun penelitian untuk mendukung eksploitasi peluang dibuat oleh (antara lain) mana-mana, mobilitas, media baru dan peningkatan jumlah data yang tersedia secara online.
• Memastikan sifat sosial yang penting seperti privasi dihormati.


• Mengidentifikasi dan melestarikan invariants penting dari theWeb pengalaman.
D. Governance
Seorang yang tidak memiliki keunggulan individu dapat memberikan value ketika ia berperan dalam sebuah organisasi. Fungsi dan peran tiap tiap individu ditentukan secara rinci dalam tubuh organisasi. Demikian juga sebaliknya, individu yang sangat unggul sekalipun dapat tidak memberikan value apapun ketika berada dalam organisasi yang tidak efisien.
Hasil yang optimal dapat diberikan individu ketika organisasinya bekerja dengan efisien. Hasil optimal bisa didapat dari rasio terbaik antara efektifitas dan efisiensi. Menjadi efektif ketika berhasil mencapai tujuan dalam waktu sesingkat mungkin dan menjadi efisien ketika menggunakan usaha yang paling sedikit untuk berhasil mencapainya.
Semakin besar organisasi dengan segala hirarki dan birokrasinya semakin tidak efisien organisasi tersebut. Pemerintah adalah organisasi terbesar dan terumit dalam sebuah negara. Ketidak-efisienan pemerintah bahkan sudah menjadi momok negara negara dunia ketiga dan dituding sebagai biang keladi berbagai masalah sosial kemanusiaan, ekonomi dan demokrasi pembangunan seperti yang dijabarkan dalam Millenium Development Goals (MDG).
Dalam rangka mencapai MDG dibutuhkan pemerintah yang efisien, efektif, akuntabel dan transparan. Untuk memenuhi syarat syarat tersebut maka diperkenalkanlah konsep e-Government. Huruf “e” diawal melambangkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dalam pemerintahan.
Begitu luasnya hal hal yang berkaitan dengan proses pemerintahan (government) antara pemerintah dan masyarakatnya sehingga menuntut banyak hal yang harus ditata bentuk hubungannya (governance). Bentuk hubungan yang harus ditata-kelola adalah hubungan yang bersifat pemerintah-ke-pemerintah (G2G), pemerintah-ke-bisnis (G2B), dan pemerintah-ke-masyarakat (G2C).
Tata-kelola untuk e-government disebut e-Governance. Ketika masyarakat dapat dilayani oleh pemerintah dengan menggunakan TIK secara efisien maka ini adalah keberhasilan fungsi e-government dan ketika masyarakat merasakan efektifitas e-government kemudian mereka “berpartisipasi mengelola” e-government maka ini adalah hasil dari e-governance yang baik.
Maksud dari masyarakat “berpartisipasi mengelola” adalah masyarakat terlibat dari waktu ke waktu dalam proses pengambilan keputusan penggunaan TIK dalam pemerintahan sehingga membuat fungsi e-government semakin baik. Ketika itu terjadi maka e-government dapat mewujudkan good governance.
Proses transformasi dari pemerintahan tradisional ke e-Government makan waktu yang panjang dan melibatkan banyak pihak sebagai stakeholder karena itu penting membuat perencanaan strategis. Ada dua jenis perencanaan: top-down berupa roadmap dan bottom-upberupa rancangan arsitektur TI. Dalam roadmap terdapat hasil analisis dari berbagai metodologi yang sesuai untuk menghasilkan portfolio aplikasi TI yang dibutuhkan. Bagaimana aplikasi itu dibangun kemudian dirancang dalam sebuah arsitektur TI. Arsitektur TI ini hanyalah salah satu dari lima faktor penting kesuksesan penyelenggaraan e-government yang antara lain:
1. Visi, objektif, strategi
2. Hukum dan Peraturan
3. Struktur organisasi
4. Proses Bisnis
5. Teknologi Informasi
Kelima faktor diatas menunjukkan betapa luas dan besarnya ruang lingkap e-Government ini sehingga perencanaan yang dilakukan harus sangat hati hati untuk menghindari kegagalan yang akan membuang banyak biaya. Catatan dari PBB mengatakan bahwa 35% penyelenggaraan e-Government gagal total, 50% gagal sebagian dan hanya 15% yang berhasil. Untuk mengatasi hal ini PBB hingga membentuk akademi pelatihan untuk mensukseskan penyelenggarakan e-government di negara negara dunia ketiga.
E. Standards
Web standar adalah istilah umum untuk standar formal dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan mendukung serangkaian standar praktik terbaik untuk membangun situs web, dan filsafat desain dan pengembangan web yang meliputi metode-metode.
Banyak saling tergantung standar dan spesifikasi, beberapa aspek yang mengatur internet, bukan hanya World Wide Web, secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi situs web kami dan layanan web.

Jumat, 25 Maret 2011

Info Seminar dan Workshop di POLTEK UI

Poltek UI mengadakan acara National Polytechnic Fair (NPF)
ada workshop dan seminar

- Workshop Open Source (hari rabu 30 maret 2011)
muiai dari jam 8 pagi - 3 sore
Pembicara :
Onno Widodo Purbo (Pakar IT, Peraih "ASEAN OUTSTANDING ENGINEERING ACHIEVEMENT AWARD")
*HTM 50.000(dapet snack + makan siang + sertifikat)

- Workshop Hacking (hari kamis 31 maret 2011)
mulai dari jam 8 pagi - 3 sore
Pembicara :
Adi Nugroho (Pendiri Komunitas Hacking)
*HTM 40.000(dapet snack + makan siang + sertifikat)

SEMINAR
"Revitalisasi Peran Politeknik sebagai Penyedia SDM yang Handal Bagi Bangsa"
Pembicara :
Prof.Dr.Ir.Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan RI)
Prof.Dr.Ir.Jhony wahyuadi, DEA

"Internet Sehat Indonesiaku Hebat"
Pembicara :
Sri Rahayu Purwitaningsih ,Bsc (Ketua Dewan Pembina YKKI, Penggiat Internet Sehat&Aman)

"Tantangan Teknologi di Masa Depan"
Pembicara :
Drs. Suharna Suryagranata, MT
Bambang Setijawan, ST, Msc.
*HTM 15.000

Tempat : Gd. Aula Direktorat PNJ

info lebih lanjut (jangan tanya ke saya) silakan kunjungi websitenya di :

website resmi nya http://www.npf2011.com/

Rabu, 23 Maret 2011

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 2011

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) 2011
Berdasarkan Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiknas akan menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) Tingkat Nasional Tahun 2011. Seleksi akan diawali pada Tingkat KOPERTIS Wilayah III pada Bulan April 2011.
Unsur-unsur yang dinilai pada pemilihan adalah
1. IP Kumulatif
2. Karya tulis ilmiah
3. Kegiatan ko- dan ekstra-kurikuler
4. Bahasa Inggris/Asing
5. Kepribadian
Persyaratan:
1. Peserta adalah mahasiswa aktif program S1 maksimal Semester 8, berusia tidak lebih dari 24 tahun dan belum dinyatakan lulus pada saat pemilihan tingkat nasional.
2. IPK Semester PTA 2010/2011 minimal 2,75.
3. Peserta memiliki pengalaman dan/atau prestasi dalam kegiatan kokurikuler dan ekstra-kurikuler, intra maupun ekstra perguruan tinggi
4. Peserta mempunyai kemampuan berbahasa Inggris/Asing dan memiliki kepribadian yang menarik.
5. Peserta wajib menyusun sebuah karya ilmiah dalam bahasa Indonesia baku dan ringkasannya ditulis dalam bahasa Inggris.
Mahasiswa Universitas Gunadarma yang berminat mengikuti seleksi
Mahasiswa Berprestasi ini dipersilahkan mendaftarkan diri dengan
menyerahkan :
1. Formulir Daftar Riwayat Hidup dan Formulir isian kegiatan ko dan ekstrakurikuler yang telah diisi lengkap, serta dokumen pendukungnya. Formulir dan petunjuk pengisiannya terdapat dalam Buku Pedoman Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana yang dapat diunduh di Pedoman Mahasiswa Berprestasi

2. Pasfoto terbaru (B/W atau berwarna) ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar.
3. Rangkuman Nilai yang dicetak langsung melalui studentsite account.
4. Fotocopy KRS Semester ATA 2010/2011.
5. Fotocopy KTM dan KTP.
6. Karya tulis ilmiah ditulis dalam bahasa Indonesia dengan ringkasan ditulis dalam bahasa Inggris. Aturan penulisan dapat dilihat dalam Buku Pedoman
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Program Sarjana. Tema karya
tulis ‘Mahasiswa Indonesia Cerdas dan Berkarakter’, pilihan topik karya tulis :
a. Pendidikan untuk semua
b. Menuju Indonesia sehat dan sejahtera
c. Penanggulangan kemiskinan
d. Ketahanan pangan
e. Pembangunan infrastruktur dan transportasi
f. Iklim investasi dan dunia usaha
g. Energi terbarukan
h. Lingkungan hidup dan penanggulangan bencana
i. Daerah tertinggal, terdepan, terluar dan pasca konflik
j. Kebudayaan, kreatifitas, inovasi teknologi
k. Peran masyarakat dalam bidang polkam
l. Harmoni sosial dan integrasi bangsa.
Semua berkas pendaftaran dimasukkan ke dalam Map berwarna Biru dan diserahkan paling lambat Hari Selasa, Tanggal 5 April 2011 Pukul 15.00 ke Bidang Kemahasiswaan UG, Kampus D Ruang D427.
Mahasiswa yang mendaftarkan diri akan diseleksi di tingkat perguruan tinggi sebelum dinyatakan layak untuk mewakili Universitas Gunadarma.

Sabtu, 12 Maret 2011

Partisipasi Donor Darah

Kepada sivitas akademika Universitas Gunadarma,

Bersama ini kami mengajak rekan-rekan untuk berpartisipasi pada acara Donor Darah yang akan diselenggarakan pada:

Hari,tanggal: Rabu/23 Maret 2011
Waktu: 09.00-12.00 WIB
Tempat: Kampus UG Salemba
Ruang kebidanan, Jl. Salemba Raya No. 53 Jakarta


Setetes Darah anda sangat berarti.

Selamat Berpartisipasi

Selasa, 08 Maret 2011

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


BAB 1
PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI

            System Informasi Manajemen-SIM (management information system-MIS) adalah sebagai suatu system berbasis computer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa. Para pengguna SIM biasanya terdiri atas entitas-entitas organisasi formal-perusahaan atau sub-unit anak perusahaannya. Informasi yang diberikan oleh SIM menjelaskan perusahaan atau salah satu system utamanya dilihat dari apa yang telah terjadi dimasa lalu, apa yang sedang terjadi, dan apa yang kemungkinan akan terjadi dimasa depan. SIM akan menghasilkan informasi ini melalui dua jenis peranti lunak :
·         Peranti lunak pembuat laporan (report-writingsoftware) yang menghasilkan laporan berkala maupun laporan khusus. Laporan berkala dikodekan dalam suatu bahasa program dan disiapkan sesuai jadwal tertentu. Laporan khusus, yang sering disebut pula laporan ad hoc, dibuat sebagai tanggapan atas kebutuhan informasi yang tidak diantisipasi sebelumnya.
·         Model matematis menghasilkan informasi sebagai hasil dari suatu simulasi atas operasi perusahaan. model-model matematis yang menggambarkan operasi perusahaan dapat ditulis menggunakan semua jenis bahasa pemrograman.

1.1  Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan
Pentingnya manajemen informasi dalam perusahaan disebabkan karena :
1. Pengaruh ekonomi internasional
2. Persaingan dunia
3. Batas waktu yang singkat
4. Kendala-kendala sosial

Meningkatnya kekompleksan  tugas manajemen bisa disebut akibat tuntan pekerjaan yang terus bertambah dan terus menuntut untuk jauh lebih baik. Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada kemampuan orang yang mengelola organisasi tersebut. Manajemen sebagai suatu metode yang mengatur, mengelola organisasi dapat diartikan sebagai seni melaksanakan sesuatu melalui orang, jika manajemen suatu organisasi baik, maka akan meningkatkan kemakmuran suatu negara.
Keberadaan alat untuk memecahkan persoalan dalam perusahaan itu sangat penting untuk memudahkan dalam pengerjaan pekerjaan. Untuk memudahkan pekerjaan dibutuhkan alat seperti computer. Gagasan untuk menggunakan komputer sebagai sistem manajemen informasi merupakan suatu terobosan besar, karena menyadari bahwa para manajer membutuhkan informasi untuk pemecahan masalah.

1.2 Peranan Manjer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
Sumber daya manajemen ada dua, yaitu :
  1. Sumber daya fisik : manusia, mesin, material, uang.
  2. Sumber daya konseptual : informasi (termasuk data).

Peranan manajer mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan secara efektif. Sebagai tindak lanjut dari peranan manajer maka perlu adanya usha penataan sumber daya termasuk didalamnya manajemen informasi yakni berupa:
  • Sumber daya harus di susun sedemikian rupa sehingga setipa saat di perlukan dapat segera dimanfaatkan dan perlu dilakukan modifikasi.
  • Sumber daya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
  • Sumber daya harus selalu diperbaharui.

Keterampilan manajemen adalah keahlian komputer dan keahlian informasi.di jaman yang sudah mengandalkan teknologi serba canggih ini, komputer adalah alat yang wajib bisa di kuasai. Karena hampir semua perusahaan menggunakan komputer untuk menjalankan pekerjaan.
Manajer dan sistem informasi, sistem adalah sekelompok elemen-elemen  yang saling berinteraksi  untuk mencapai tujuan tertentu, contoh : perusahaan manufaktur, setiap system memiliki batas-batas luar yang memisahkannya dari lingkungannya, tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen sistem yang sama, namun secara umum bisa di gambarkan terdiri dari sumberdaya input (masukkan), proses transformasi dan sumberdaya output (keluaran).

1.3 Data dan Informasi
Data dan informasi merupakan suatu sumber daya yang utama secara konseptual, yang keduanya pada umumnya merupakan hal yang saling berbeda.data terdiri dari fakta dan angka dari berbagai sumber dalam dunia nyata menyangkut entitas manusia, objek dan kejadian yang bisa bersifat kualitatif dan kuantitatif serta bersifat internal maupun eksternal.
Informasi adalah data yang telah diolah sehingga punya arti bagi pemakai. Pengolah informasi mengubah data menjadi informasi dan merupakan salah satu elemen kunci dalam sistem konseptual.

1.4 Komputer Sebagai Elemen dalam Sistem Informasi
Komputer adalah elemen yang penting dalam sistem informasi untuk mengubah data yang sudah ada menjadi informasi bagi manajer dan pemakai informasi yang lain.

1.5 Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Fokus data (SIA/EDP)
Di dukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines , dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntansi (SIA).
Fokus informasi (SIM)
Aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi.
Fokus pada pendukung keputusan (SPK)
Sistem informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus di pecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus di buat oleh manajer
Fokus pada komunikasi (otomatisasi kantor)
Difokuskan pada otomatisasi kantor, memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktifitas diantara para manajer dan pekerja melalui penggunaan alat-alat elektronik.
Fokus konsultasi (sistem pakar)
Sebuah perangkat lunak komputer yang memiliki basis pengetahuan untuk domain tertentu dan menggunakan penalaran inferensi menyerupai seorang pakar dalam memcahkan masalah.

1.6 Upaya Pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sistem informasi berbasis komputer berkembang melalui tahapan-tahapan,analisis,rancangan, penerapan, dan penggunaan. Tahapan-tahapan tersebut dinamakan siklus hidup sistem dan dapat dilakukan oleh pemakai sendiri atau pemakai bekerja sama dengan spesialis informasi. 



 BAB 2
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERDAGANGAN JARINGAN ELEKTRONIK

Perdagangan elektronik yang disebut juga e-commerce, adalah pengguna jaringan komunikasi dan computer untuk melaksanakan proses bisnis, perdagangan popular dan e-commerce adalah penggunaan internet dan computer dengan browser Web untuk membeli dan menjual produk sebagian besar e-commerce terjadi antar bisnis dan bukan antar bisnis dengan konsumen.

2.1 Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Perdagangan melalui jaringan elektronik adalah sebagai pengguna komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan, ada dua operasi, yaitu :
  1. Internal : ke-5 bidang fungsional yakni keuangan, SDM, manufaktur, jasa informasi, dan pemasaran.
  2. Eksternal : berhubungan dengan ke-8 elemen lingkungan, yaitu pelanggan, pemasok, pemegang saham dan pemilik, serikat pekerja, pemerintah, masyarakat keuangan, masyarakat global dan pesaing.

Tujuan dari penggunaan teknologi informasi dalam perdagangan melalui jaringan elektronik adalah tercapainya keunggulan yang kompetitif. Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik ada tiga manfaat, yaitu :
  1. Pelayanan pelanggan meningkat
  2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan meningkat
  3. Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat

Kendala perdagangan melalui jaringan elektronik, tidak semua perusahaan ikut dalam perdagangan melalui jaringan elektronik.Hal tersebut dilakukan atas dasar kehati-hatian perusahaan, dengan kendala sebagai berikut :
  1. Biaya tinggi
  2. Masalah keamanan
  3. Perangkat lunak yang belum tersedia
Bila manfaat yang melebihi kendala yang ada dan memutuskan untuk melangkah. Langkah utamanya adalah dengan melakukan pemilihan strategi, metodologi dan teknologi yang terbaik. Jalan menuju perdagangan melalui jalur elektronik.

2.2 Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Strategi ini adalah system antar organisasi (IOS). Istilah lain adalah EDI yaitu pertukaran data elektronik. Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai system antar organisasi.
Strategi yang paling penting adalah strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik. Nama yang berkaitan dengan strategi ini adalah sistem antar-organisasi (IOS). EDI merupakan subset dari IOS.

2.3 Sistem Antar Organisasi (IOS)
Adalah suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal; yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.
Manfaat IOS terbagi dalam dua kategori :
1.      Efisiensi Komparatif
Para mitra bisnis dapat menyediakan barang dan jasa dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing mereka. Perbaikan efisiensi dapat berasal dari dalam dan berkaitan dengan organisasi lain :Efisiensi internal; perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data dan menganalisisnya lebih cepat serta membuat keuputusan lebih tepat dan cepat.
·         Efisiensi Internal   : perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data menganilisi nya lebih cepat serta membuat keputusan lebih tepat dan cepat.  ·         Efisiensi antar-organisasi  : perbaikan-perbaikan diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain.

Perbaikan-perbaikan diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain. Sehingga memungkinkan menawarkan lebih banyak barang dan jasa, melayani lebih banyak pelanggan, memindahkan pekerjaan tertentu ke pemasok atau pelanggan, serta mudah mengumpulkan data lingkungan.
2.      Kekuatan Tawar Menawar merupakan suatu kemampuan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya. Kekuatan tersebut berasal dari :
·         Keistimewaan produk yang unik; pemesanan lebih mudah, pengiriman yang lebig cepat, waktu respon atas permintaan informasi yang lebih cepat.
·         Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian; mengurangi biaya belanja dalam mencari pemasok, dapat mengidentifikasi produk alternative dengan mendapatkan harga yang terendah.
·         Peningkatan biaya peralihan; perusahaan ingin jika pelanggan beralih ke pesaing maka biaya peralihannya menjadi mahal. Ketergantungan produk satu dengan yang lainnya sangat tinggi.

2.4 Pertukaran Data Elektronik

Pertukaran data elektronik adalah proses transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat di baca secara langsung dari computer ke computer di antar beberapa perusahaan.
Hubungan EDI yang umum
Membentuk kaitan antar perusahaan dengan pemasok dan pelanggannya.

Standar EDI
Format standar memungkinkan para mitra bisnis bertukar data tetapi memerlukan  suatu proses translasi data sebelum mengirim dan setelah menerima.

Tingkat penerapan EDI
Para mitra bisnis dapat dapat menerapkan dalam berbagai tingkatan. Tingkatan yang di maksud terbagi tiga, yaitu :
  • Tingkat satu : hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra bisnis yang terbatas .
  • Tingkat dua : banyak set transaksi yang di transmisikan ke sejumlah besar mitra bisnis.
  • Tingkat tiga : banyak set transaksi yang di transmisikan ke sejumlah besar mitra bisnis dan juga aplikasi computer perusahaan dissesuaikan dengan pendekatan EDI.

Manfaat EDI
Manfaatnya yaitu :
  • Mengurangi kesalahan
  • Mengurangi biaya
  • Meningkatkan efisiensi operasional
  • Meningkatkan kemampuan bersaing
  • Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang
  • Meningkatkan pelayanan pelanggan

2.5 Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Teknologi yang di gunakan adalah computer yang berhubungan langsung dengan internet. Perdagangan melalui Jaringan Elektronik ada 2 jenis :
1.  Business-to-Customer (B2C)
Yaitu, Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara sebuah perusahaan dengan pemakai akhir dari produk.
2. Business-to-Business (B2B)
Yaitu, Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara perusahaan-perusahaan yang tidak melibatkan pemakai akhir.
Manfaat dari perdagangan melalui jaringan elektronik :
  • Pelayanan pelanggan yang lebih baik
  • Hubungan dengan pemsok dan masyarakat keuangan yang lebih baik
  • Pengembalian atas investasi pemegang saham, dan pemilik yang meningkat
Kendala dari perdagangan melalui jaringan elektronik :
  • Biaya Tinggi
  • Masalah Keamanan
  • Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia
Dalam menjalankan perdagangan melalui jaringan elektronik di butuhkan INTERNETWORKED  ENTERPRISE :
  • INTERNET
  • INTRANET
  • EXTRANET
  • ELECTRONIC COMMERCE
  • ENTERPRISE COLLABORATION SYSTEMS
Dalam kegiatan perdagangan melalui jaringan elektronik juga di butuhkan stategi-strategi yang khusus agar perusahaan dapat mencapai tujuan yang diinginkan :
1.   INTELIJEN BISNIS
Kegiatan-kegiatan mengumpulkan informasi tentang elemen- elemen dalam
lingkungan yang berinteraksi dengan perusahaan.
2. SISTEM ANTAR ORGANISASI (Interorganizatonal System-IOS) :
Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal. Mitra Dagang atau Mitra Bisnis adalah perusahaan-perusahaan yang membentukIOS.
3.  PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK  (Electronic Data Interchange – EDI) :
Transmisi data dalam bentuk terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer antara beberapa perusahaan.
4.  TRANSFER DANA secara ELEKTRONIK (Electronic Fund Transfer – EFT)
Data yang mewakili uang ditransmisikan melalui jaringan computer.