Laman

Rabu, 27 April 2011

RI Bertekad Rebut Rekor Dunia Angklung

Angklung sebagai alat musik tradisional Jawa Barat memiliki daya tarik bagi para wisatawan asing untuk belajar memainkannya seperti terlihat di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2009). Pertunjukan angklung dan belajar bermain angklung yang terbuka untuk umum dan digelar setiap hari ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan seni tradisional angklung sebagai kebudayaan Indonesia.

NEW YORK, KOMPAS.com - Washington DC, ibu kota Amerika Serikat, akan menjadi saksi apakah Indonesia akan berhasil atau sebaliknya gagal dalam merebut rekor dunia untuk pertunjukan angklung dengan jumlah peserta terbanyak dari berbagai bangsa (multinasional).
Wartawan Antara dari New York, Sabtu (23/4/2011) melaporkan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, menunjukkan bahwa upaya pemecahan rekor dunia "Guinness World Records" untuk pertunjukan seni angklung oleh peserta multibangsa itu akan dilakukan pada 9 Juli 2011 di National Mall, Washington DC.
National Mall adalah taman luas di pusat Kota Washington dan tempat beradanya Washington Monument yang lokasinya antara lain menghadap Capitol Hill (Gedung Kongres AS) serta berseberangan dengan Gedung Putih, yaitu kantor dan kediaman resmi Presiden AS.
National Mall kerap dijadikan tempat berkumpulnya ratusan, ribuan hingga jutaan orang yang menghadiri berbagai peristiwa, mulai dari pertunjukan seni, demonstrasi besar-besar, perayaan Hari Kemerdekaan AS hingga pelantikan Presidan AS, termasuk pelantikan Presiden Barack Obama pada 20 Januari 2009.
Upaya pembuatan rekor dunia permainan angklung tersebut merupakan salah satu cara terkini yang ditempuh KBRI Washington DC dalam mempromosikan Indonesia, termasuk dengan memanfaatkan pengakuan UNESCO November tahun lalu terhadap angklung Indonesia sebagai warisan budaya dunia.
Saat berbincang dengan Antara di New York usai meluncurkan Kompetisi Batik Amerika pertengahan pekan ini, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal terlihat antusias saat berbicara soal tekad Indonesia membuat rekor dunia angklung tersebut. "Kita sudah kerja sama dengan Guinness World Records," katanya.
Ia mengungkapkan, saat ini ribuan angklung sedang dibuat dan dipersiapkan di Indonesia di bawah dukungan Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM). "Saya sebaiknya tidak bicara tentang angka dulu, tapi ribuan angklung sebanyak target kita sedang dicetak di Jakarta," katanya ketika ditanya target jumlah peserta pembuat rekor.
Ribuan angklung tersebut akan dikirim ke Washington menjelang berlangsungnya upaya pemecahan rekor 9 Juli 2011. Antusiasme yang ditunjukkan Dino bukan berarti upaya pembuatan rekor itu bisa otomatis tercapai karena faktor kemungkinan gagal juga bisa muncul. "Kami (para peserta) hanya akan diberi kesempatan mencoba sebanyak tiga kali. Kalau sudah tiga kali gagal memainkan lagu, ya berarti gagal lah pembuatan rekor," ucapnya.
Para calon peserta yang akan mengikuti upaya pembuatan rekor, diharuskan mendaftarkan diri dulu melalui surat elektronik yang beralamat indofest2011@embassyofindonesia.org.
Pada 9 Juli nanti, setiap peserta yang masuk ke arena pembuatan rekor di National Mall akan diserahi sebuah angklung dan kehadiran mereka dihitung di bawah pengawasan pihak Guiness World Records. Setelah berkumpul di arena, para peserta selama 30 menit akan mendapat pelajaran memainkan lagu dengan angklung.
Mereka akan dipandu oleh konduktor dari Saung Angklung Mang Udjo yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. "Setelah istirahat sebentar, barulah pementasan sebenarnya untuk membuat rekor dilakukan. Mereka bisa tiga kali coba memainkan lagu. Hanya satu lagu yang akan dimainkan, batasnya lima menit," papar Dino.
Dino mengakui bahwa saat ini aspek logistik merupakan tantangan terbesar dalam menempuh upaya pembuatan rekor jumlah pemain angklung terbanyak multibangsa. "Bagaimana kita menggiring ribuan orang dan dalam waktu yang singkat bisa mengkoordinir semua ini. Jadi tantangan yang paling besar logistik, apalagi tempat itu nanti akan macet luar biasa, itu (daerah sekitar National Mall) salah satu simpang yang paling sibuk di Amerika. Tapi kita sudah rapat dengan pemerintah setempat," ujarnya.
Selain hari penyelenggaraan pembuatan rekor, Dino mengatakan tanggal 9 Juli nanti juga akan menjadi Hari Indonesia. "Ke manapun kita melihat, nanti orang akan pakai udeng (ikat kepala khas Bali), sarung atau selendang. Jadi Indonesia akan di mana-mana, termasuk angklungnya," katanya.
Berkaitan dengan itu, ungkapnya, KBRI Washington telah memesan 2.000 udeng serta ribuan sarung dan selendang batik untuk dibagikan kepada para peserta pembuatan rekor angklung.
Mengapa dipilih tanggal 9 Juli? "Alasannya simple, karena hanya hari itulah yang dikasih oleh pemerintah setempat kepada kita. Tapi menurut saya bagus karena itu tak lama setelah 4th of July (Hari Kemerdekaan AS), masih ada suasana perayaan," ujar Dino.
Di Indonesia, rekor jumlah pemain angklung telah dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu ketika 10.000 orang pada 27 Agustus 2007 memainkan angklung di kampus Universitas Padjadjaran dalam rangkaian Dies Natalis ke-50 universitas yang berada di Bandung itu. 

sumber : Kompas.com

Keindahan Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara tujuan pariwisata di Asia Tenggara. Indonesia terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudera Pasifik dan Samudra Hindia karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).
Indonesia terdiri dari 17.508 pulau, adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan presiden yang dipilih langsung.
Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India. Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara.
Selain memiliki populasi besar dan wilayah yang padat, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Berbagai macam objek wisata terdapat di Indonesia terutama ecotourism.
Di Indonesia bagian barat, kita dapat menemukan Danau Toba (Sumatra Utara), Sungai Musi (Sumatra Selatan), air terjun Sukadan Ham (Lampung), penangkaran Buaya (Medan, Sumatra Utara) dan lain-lain. Sedangkan di Indonesia bagian Timur, kita dapat menemukan pantai Lasiana (Kupang, Nusa Tenggara Timur), air terjun oenesu (Nusa Tenggara Timur), pantai Lombok (Lombok), Pantai Losari (Sulawesi Selatan), wisata laut Bunaken (Sulawesi Utara), Pantai Hamadi (jayapura), danau tiga warna Kalimutu (Nusa Tenggara Timur) dan lain-lain.
Berlibur di Indonesia merupakan salah satu tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara, bahkan Rusia dan Jepang sudah menjadikan Bali sebagai salah satu tempat wisata tersendiri bagi mereka. Oleh karena itu, tak sedikit wisatawan yang memberikan nilai sempurna bagi keindahan alam dan keanekaragaman budaya Indonesia.
Ketika kita pergi berlibur ke suatu daerah atau lokasi wisata, kegiatan yang tidak pernah ketinggalan adalah berbelanja. Kita dapat memilih pusat perbelanjaan yang kita inginkan, produk-produk yang ditawarkan pun beraneka-ragam mulai dari kerajinan dan anyaman maupun berbagai corak batik Nusantara.
Wisata Kuliner di Indonesia tak kalah menariknya dengan wisata kuliner di Negara tetangga. Indonesia juga mempunyai beraneka-ragam hasil pangan berkualitas tinggi, seperti Es pisang ijo dan coto Maros (khas Kota Makasar-Sulawesi Selatan), jagung Bose (Nusa Tenggara Timur), Gudeg (yogyakarta), Manisan (khas Kota Malang- Jawa Timur), Kripik Udang dan kripik tempe (khas Jawa Barat), dodol (khas Garut, Jawa Barat) dan lain-lain.
Bagi kita yang memiliki jiwa petualang, kita akan disuguhkan wisata pegunungan seperti gunung Bromo (Jawa Timur), Gunung Ciremai (Jawa Barat), Pegunungan Jayawijaya (Papua), gunung Semeru (Jawa Timur) dan lain-lain.
Sedangkan bagi yang ingin wisata religi, Indonesia juga mempunyai wisata religi seperti Masjid Demak (Jawa Tengah), candi Prambanan, candi Borobudur dan candi Kalasan (Jawa Tengah), pura Besakih (Bali), masjid Sunda Kelapa (Jakarta) dan lain-lain.
Tak tertinggalan Kota Jakarta. Sebagai ibukota Negara Indonesia, Jakarta mempunyai berbagai tujuan wisata juga banyak terdapat di sini. Kita bisa mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah yang di dalamnya terdapat anjungan-anjungan seluruh propinsi yang ada di Indonesia dan berbagai museum-museum. Lalu kita dapat melihat monumen Nasional serta Museum Jayakarta yang berisikan sejarah tinggi bangsa Indonesia. tak kalah menarik adalah wisata Hutan Kota (Jakarta Barat). Wisata Kuliner juga banyak terdapat di sini, seperti gado-gado, lemper dan ketan khas Betawi.
Sebagai salah satu warisan budaya, batik menjadi produk unggulan Indonesia yang luar biasa. Batik di Indonesia mempunyai beraneka ragam corak dan mempunyai kekhasan tersendiri. Batik Singkawang (Kalimantan Barat) mempunyai khas campuran etnis Cina dan Melayu, Batik Yogya, batik Pekalongan, Batik Cirebon, Batik kab. Kuningan mempunyai khas jawa asli baik pedalaman maupun pesisir dan berbagai corak batik yang lain.
Karena animo yang sangat tinggi dalam menggunakan batik, berbagai sekolah menengah di Indonesia sudah diadakan pelajaran ekstra kulikuler dalam belajar membatik. Hal ini diharapkan agar budaya asli Indonesia tidak musnah oleh arus globalisasi.
Jika kita mengkaji Indonesia lebih dalam maka kita akan dapat menyimpulkan bahwa Indonesia memang negara yang sangat hebat. Ribuan pulau dengan ribuan budayanya serta didukung oleh sumber daya alam dan sumber daya manusianya yang unggul, Indonesia mampu bersaing dalam berbagai kegiatan dikancah dunia internasional.
Oleh karena itu, kita sebagai bangsa dan rakyat Indonesia marilah kita menunjukkan pada dunia bahwa kita memang hebat. Indonesia memiliki segalanya, tak ada yang tidak ada di bumi pertiwi Indonesia. Kenali Indonesia, sayangi Indonesia, aku cinta Indonesia.

sumber : wikimu

Agnes Monica Sabet 7 Penghargaan di JPop Asia Award

Agnes Monica
Agnes Monica sekali lagi berhasil membuat Indonesia bangga dengan prestasinya. Setelah menjadi International Host di ajang AMA 2010, kali ini gadis cantik ini berhasil menyabet 7 penghargaan sekaligus dari JPop Asia Awards!
Yang mengagumkan, dari 26 kategori yang dilombakan 17 pop dan 9 rock, Agnes berhasil meraih angka fantastis sebanyak 7 kategori. Kategori-kategori yang dimenangkan Agnes adalah Favorite artist/band, Best Female Solo, Most Promising Artist/Band, Best Musical Ability (vocal, instrumental, etc.), Best Use of Social Media (facebook, twitter, etc.), Sexiest Female Singer, dan Most-Wanted To Be Girlfriend.
Prestasi ini tentunya sangat membanggakan, mengingat Agnes harus bersaing dengan nama-nama besar di Asia, termasuk Utada Hikaru, Ayumi Hamasaki , Zhang Liyin, Andy Lau, Hyde, L'Arc en Ciel, Aaron Kwok, Super Girls, Super Junior, dan bahkan Coco Lee.
Namun, dengan kerja keras dan dedikasinya di dunia seni, tak perlu diragukan lagi jika prestasi dan popularitas serta fans Agnes tak hanya ada di Indonesia, tapi juga di Asia dan manca negara. Salut berat buat Agnes, congrats girl!
 
sumber : OMG!

Kamis, 14 April 2011

Top 25 Di Indonesia

INDONESIA…apa sih yang ngga ada di INDONESIA, pasti ada semua. Oleh karena itu kamu jadi bangsa INDONESIA harus bangga ada di INDONESIA.
INDONESIA banya kok lebih unggul dari negara lain. Tapi apa?

1.Masjid Termahal se Asia Tenggara
= MASJID DIAN AL-MAHRI DEPOK, JAWA BARAT
masjid-dian-al-mahri

2. Jembatan Terpanjang se Asia Tenggara
= JEMBATAN SURAMADU JAWA TIMUR
60912large1

3. Masjid Terbesar se Asia Tenggara
= MASJID AKBAR SURABAYA
dsc01443

4. Gunung Tertinggi se Asia Tenggara
= GUNUNG JAYA WIJAYA PAPUA
carstenz-pyramide

5. Gunung Api tertinggi se Asia Tenggara
= GUNUNG KERINCI JAMBI
photo-gunung-kerinci-2

6. Gunung Paling Aktif di Dunia
= GUNUNG BROMO PROBOLINGGO, JAWA TIMUR
bromowithsmokingsemeru1

7. Jumlah Muslim Terbanyak di Dunia
= MUSLIM INDONESIA
muslim-indonesia-sepakat-syariah11

8. Sungai terpanjang se Asia Tenggara
= SUNGAI KAPUAS KALIMANTAN
800px-kapuas_river

9. Candi Terbesar di Dunia
= CANDI BOROBUDUR MAGELANG, JAWA TENGAH.
hib1

10. Tempat Pendidikan Terunik di Dunia
= PESANTREN PERUT BUMI TUBAN, JAWA TIMUR
0

11. Masjid Terunik se Asia Tenggara
= MASJID SERIBU PINTU TANGERANG, BANTEN
images

12. Pegunungan Terpanjang se Asia Tenggara
= PEGUNUNGAN BUKIT BARISAN SUMATERA
3220998ok

13. Gunung Ledakan Terdahsyat (ketiga se Dunia, Pertama se Asia Tenggara)
= GUNUNG KRAKATAU, SELAT SUNDA
krakatoa-purba

14. Negara Pulau Terbanyak di Dunia
= KEPULAUAN INDONESIA
indonesia_pol98
15. Pulau Terluas se Asia
= PULAU KALIMANTAN
kalimantan2

16. Tulisan Tertua di Asia Tenggara
= YUPA KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR
589px-prasasti-yupa02-kutai-martadipura1

17. Wilayah Laut Terluas se Asia
= LAUTAN INDONESIA
cmp0882

18. Negara Terluas se Asia Tenggara
= NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
indonesia_pol98
19. Danau Terunik di Dunia
= DANAU KELIMUTU NUSA TENGGARA TIMUR
kelimutu_lake-indonesiaseoulorg

20. Kebudayaan Terkaya di Dunia
= BUDAYA INDONESIA.
batik11

21. Suku terbanyak di dunia
= suku INDONESIA
2oktober2007

22. Makanan terbanyak jenisnya di dunia
= makanan INDONESIA
makanan-indonesia4

23. Menara yang ada kumpulan emas
= Monumen Nasional (Monas)
monas1

24. Kasus hukum terpanjang di Dunia
= Kasus hukum di Indonesia
cicak

25. Penggila FACEBOOK terbanyak di Asia
= INDONESIA
facebook_ictfiles

Sekolah Indonesia Menjadi Favorit di Luar Negeri.

Indonesia ternyata memiliki sekolah yang membanggakan di luar negeri. Indonesian International School (IIS) di Yangon, Myanmar, merupakan salah satu sekolah favorit dan bergengsi di negeri berpenduduk 5,8 juta jiwa tersebut.

Dibandingkan dengan sekolah di Jakarta, secara fisik bangunan IIS Yangon tidak ada yang istimewa dan biasa-biasa saja. Namun, sekolah yang telah berdiri sejak Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Uni-Myanmar ini menjadi sekolah incaran para orang tua murid.
Setiap tahun ajaran baru, sekolah ini tidak pernah kekurangan murid. Bahkan, IIS harus memberlakukan seleksi yang ketat akibat banyaknya murid yang mendaftar. “Daya tampung kita sangat terbatas, padahal peminatnya cukup banyak. Kita pun memberlakukan seleksi ketat,” ungkap Kepala Sekolah IIS Yangon Yustinus Sudarmo. Saat ini IIS memiliki 420 orang siswa mulai dari tingkat TK hingga SMA. Dari jumlah itu, hanya 18 siswa yang merupakan warga negara Indonesia. Mayoritas mereka adalah anak-anak staf KBRI di Yangon. Sementara sisanya berasal dari anak-anak pejabat lokal di Myanmar, anak dubes (duta besar) negara asing, dan para pengusaha.
Selain menjadi favorit anak para pejabat, sekolah yang terletak di 100 Lower Kyimyindine Road Ahone Township, Yangon, ini juga terkenal memiliki lulusan yang berprestasi. Banyak lulusan IIS yang kemudian melanjutkan sekolah ke universitas terkenal di Singapura dan negara-negara lain. “Menurut para orang tuanya, mereka tidak memiliki kendala apa pun saat melanjutkan sekolah di luar Myanmar,” ujarnya.
IIS memang memberlakukan kurikulum internasional sejak 2004. Kurikulum itu dipadukan dengan kurikulum Indonesia. Meski mayoritas muridnya bukan warga Indonesia, IIS memberlakukan muatan wajib untuk bahasa Indonesia. Sehari dalam satu minggu, para siswa wajib berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia. “Bahasa Indonesia menjadi muatan wajib. Bayangkan saja kalau setiap tahun kita bisa meluluskan 20 orang siswa asal Myanmar yang bisa berbahasa Indonesia, dampak positifnya sangat luar biasa bagi kita,” terang Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Uni-Myanmar Sebastianus Sumarsono.
IIS juga menjadi duta seni bagi Indonesia. Selain bahasa Indonesia, para siswa juga dikenalkan budaya Indonesia. Mulai dari tari-tarian hingga musik tradisional. “IIS juga mengemban misi budaya. Untuk guru seni, kita mempunyai satu guru lulusan ISI Yogyakarta, Pak Lukman Fauzi,” ujar Sumarsono.
Selain di Yangon, Indonesia International School juga tersebar di Kuala Lumpur, Tokyo, Singapura, Damaskus, Bangkok, Royadh dan Kairo. Namun diakui, hanya IIS Yangonlah yang paling pesat perkembangannya baik dari segi peserta didik, lulusan, maupun segi pendidikan lainnya.

sumber : all about Indonesia