Laman

Minggu, 07 Oktober 2012

Tugas Softskill


E-Commerce


Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.

Media elektronik yang dibicarakan di dalam tulisan ini untuk sementara hanya difokuskan dalam hal penggunaan media internet. Pasalnya, penggunaan internetlah yang saat ini paling populer digunakan oleh banyak orang, selain merupakan hal yang bisa dikategorikan sebagai hal yang sedang ‘booming’. Perlu digarisbawahi, dengan adanya perkembangan teknologi di masa mendatang, terbuka kemungkinan adanya penggunaan media jaringan lain selain internet dalam e-commerce. Jadi pemikiran kita jangan hanya terpaku pada penggunaan media internet belaka.

Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :

1.    Transaksi tanpa batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

2.    Transaksi anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

3.    Produk digital dan non digital
Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

4.    Produk barang tak berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

Implementasi e-commerce pada dunia industri yang penerapannya semakin lama semakin luas tidak hanya mengubah suasana kompetisi menjadi semakin dinamis dan global, namun telah membentuk suatu masyarakat tersendiri yang dinamakan Komunitas Bisnis Elektronik (Electronic Business Community). Komunitas ini memanfaatkan cyberspace sebagai tempat bertemu, berkomunikasi, dan berkoordinasi ini secara intens memanfaatkan media dan infrastruktur telekomunikasi dan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari. Seperti halnya pada masyarakat tradisional, pertemuan antara berbagai pihak dengan beragam kepentingan secara natural telah membentuk sebuah pasar tersendiri tempat bertemunya permintaan (demand) dan penawaran (supply). Transaksi yang terjadi antara demand dan supply dapat dengan mudah dilakukan walaupun yang bersangkutan berada dalam sisi geografis yang berbeda karena kemajuan dan perkembangan teknologi informasi, yang dalam hal ini adalah teknologi e-commerce.
Secara umum e-commerce dapat diklasifasikan menjadi dua jenis yaitu :
1.     Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis dengan karakteristiknya sebagai berikut :
·         Trading partners yang sudah saling mengetahui dan terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama di antara mereka.
·         Pertukaran data dilakukan secara berulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati.
·         Salah satu pelaku tidak harus menunggu partner mereka lainnya untuk mengirimkan data.
·         Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2.     Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer dengan karakteristiknya sebagai berikut :
·         Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secara umum.
·         Service bersifat umum, sehingga mekanismenya dapat digunakan oleh orang banyak.
·         Service yang diberikan berdasarkan permintaan.
·         Sering dilakukan sistem pendekatan client-server.
Pentingnya keamanan dan kerahasiaan transaksi perniagaan ini bukan saja dengan media internet, namun juga pada media komunikasi lainnya. Jika wireless network (jaringan komunikasi udara tanpa kabel) ingin digunakan untuk transaksi perdagangan, maka tentu harus dilakukan pengamanan komunikasi yang memadai. Lagipula sebaiknya setiap transaksi perdagangan perlu diamankan? Artinya, dengan menggunakan jaringan privatpun, sebaiknya ada langkah-langkah pengamanan data (terutama jika tidak mempercayai keamanan penyedia jaringan privat itu)
Ada beberapa transaksi yang perlu diamankan, sebagai contoh :
transaksi penjualan online, transaksi keuangan, e-mail, file transer, tanda tangan suatu kontrak dalam bentuk digital, informasi dari perusahaan untuk publik (sehingga tidak bisa diubah-ubah orang lain), dan transaksi bisnis lainnya.
Teknologi dasar yang dipergunakan dalam pengamanan data untuk e-commerce, yakni kriptografi dengan fokus pada cryptography (kriptografi).
1.    Konsep Dasar Kriptografi
Kriptografi, sebagai batu bata utama untuk keamanan e-commerce : ilmu yang mempelajari bagaimana membuat suatu pesan yang dikirim pengirim dapat disampaikan kepada penerima dengan aman. Sifat-sifat dalam kriptografi meliputi :
·         Kerahasiaan (confidential) dari pesan dijamin dengan melakukan enkripsi (penyandian), sehingga pesan yang telah disandikan itu tidak dapat dibaca oleh orang-orang yang tidak berhak.
·         Keutuhan (integrity) dari pesan, sehingga saat pesan itu dikirimkan tidak ada yang bisa mengutak-atik ditengah jalan. Sebagai contoh, dalam suatu transaksi pembayaran, sang pengirim pesan berkepentingan agar nilai cek digital sebesar Rp. 1.000.000,- tidak diubah orang lain menjadi Rp. 10.000.000,- ditengah jalan.
·         Jaminan atas identitas dan keabsahan (authenticity) jati diri dari pihak-pihak yang melakukan transaksi. Sekedar ilustrasi, dari sisi konsumen, harus ada jaminan bahwa www.ibu-dibyo.co.id adalah benar benar ticket office milik ibu dibyo di Cikini. Sebaliknya, seorang pedagang di internet juga perlu mengetahui apakah seorang konsumen yang sedang berbelanja di websitenya benar-benar menggunakan kartu kredit miliknya sendiri.
·         Transaksi dapat dijadikan barang bukti yang tidak bisa disangkal (non repudiation) jika terjadi sengketa atau perselisihan pada transaksi elektronik yang telah terjadi.
Dalam kriptografi, ada dua proses utama :
a.    Enkripsi (encryption), yakni proses untuk mengubah pesan asli (plain text) menjadi pesan yang tersandikan atau pesan yang terrahasiakan (cipher text).
b.    Dekripsi (decryption), yakni proses mengubah pesan yang tersandikan (cipher text) kembali menjadi pesan pada bentuk aslinya (plain text).
·         Key
·         Plain text
·         Cipher text
·         Plain text
Proses enkripsi dan dekripsi mengunakan kunci (key). Jadi meskipun penyerang (hacker) mengetahui secara tepat algoritma enkripsi dan dekripsinya, namun jika penyerang itu tidak memiliki kunci yang tepat , maka penyerang itu tidak bisa menjebol saluran komunikasi antara pengirim dan penerima.

2.    Kriptografi Kunci Simetrik
Ini adalah jenis kriptografi yang paling umum dipergunakan. Kunci untuk membuat pesan yang disandikan sama dengan kunci untuk membuka pesan yang disandikan itu. Jadi pengirim pesan dan penerima pesan harus memiliki kunci yang sama persis . Siapapun yang memiliki kunci tersebut termasuk pihak-pihak yang tidak diinginkan dapat membuat dan membongkar rahasia cipher text . Problem yang paling jelas disini terkadang bukanlan masalah Encryption dan Decryption pengiriman ciphertextnya , melainkan masalah bagaimana meyampaikan kunci simetris rahasia tersebut kepada pihak yang diinginkan. Dengan kata lain ada masalah pendistribusian kunci rahasia.
Contoh :
Algoritma kunci Simetris yang terkenal adalah DES (data encryption standart), TripleDES, IDEA, Blowfish, Twofish, AES (advanced encryption standard ) dan RC-4.


3.    Kriptografi kunci publik / kunci asimetrik
Teknik kriptografi kunci publik mencoba menjawab permasalahan pendistribusian kunci pada teknologi kriptografi kunci simetrik. Dalam kriptografi kunci publik, setiap pihak memiliki sepasang kunci :
a.    Sebuah kunci publik yang didistribusikan kepada umum/ khalayak ramai.
b.    Sebuah kunci privat yang harus disimpan dengan rahasia dan tidak boleh diketahui orang lain.
Dalam ilustrasi yang akan dijabarkan nanti, guna mempermudah penjelasan kita akan
menggunakan beberapa nama ganti orang yakni Anto, Badu, Chandra dan Deni untuk
mempresentasikan pihak-pihak yang melakukan transaksi.
Ada dua kegunaan mendasar dari setiap pasangan kunci privat :
a.    Membungkus pesan sehingga kerahasiaannya terjamin . Siapapun Anto, Chandra dan Deni dapat mengirim pesan rahasia kepada Badu dengan cara mengenkripsi pesan asli (plain text) dengan kunci publik milik Badu. Karena yang memiliki pasangan kunci Enkripsi dan Dekripsi. Maka tentu yang bisa membuka pesan rahasia hanyalah Badu.
b.    Menandatangani pesan untuk menjaga keotentikan pesan. Jika Anto hendak menandatangani suatu pesan , maka Anto akan menggunakan kunci privatnya untuk membuat tanda tangan digital. Semua orang lainnya (Badu, Chandra , Deni) bisa memeriksa tanda tangan itu jika memiliki kunci publik Anto.


4.    Fungsi Hash Satu Arah
Fungsi hash berguna untuk menjaga keutuhan (integrity) dari pesan yang dikirimkan. Bagaimana jika Anto mengirimkan surat pembayaran kepada Badu sebesar 1 juta rupiah, namun ditengah jalan Maman (yang ternyata berhasil membobol sandi entah dengan cara apa) membubuhkan angka 0 lagi dibelakangnya sehingga menjadi 10 juta rupiah ? Dimana dari pesan tersebut harus utuh, tidak diubah-ubah oleh siapapun, bahkan bukan hanya oleh Maman , namun juga termasuk oleh Anto, Badu dan gangguan pada transmisi pesan (noise). Hal ini dapat dilakukan dengan fungsi hash satu arah (one way hash function ), yang terkadang disebut sidik jari (fingerprint), hash, message integrity check , atau manipulation detection code.
Saat Anto hendak mengirimkan pesannya, dia harus membuat sidik jari dari pesan yang akan dikirim untuk Badu. Pesan (yang besarnya dapat bervariasi) yang akan di hash disebut pre-image, sedangkan outputnya yang memiliki ukurannya tetap, disebut hash value (nilai hush).
Kemudian , melalui saluran komunikasi yang aman, dia mengirimkan sidik jarinya kepada Badu. Setelah Badu menerima pesan si Anto tidak peduli lewat saluran komunikasi yang mana, Badu kemudian juga membuat sidik jari dari pesan yang telah diterimanya dari Anto.
Kemudian Badu membandingkan sidik jari yang dibuatnya dengan sidik jari yang diterimanya dari Anto. Jika kedua sidik jari itu identik, maka Badu dapat yakin bahwa pesan itu tidak diubah-ubah sejak dibuatkan sidik jari yang diterima dari Badu. Jika pesan pembayaran 1 juta rupiah itu diubah menjadi 10 juta rupiah, tentunya akan menghasilkan nilai Hash yang berbeda.

5.    Membuat sidik jari pesan
Untuk membuat sidik jari tersebut tidak dapat diketahui oleh siapapun, sehingga siapapun tidak dapat memeriksa keutuhan dokumen atau pesan tertentu. Tak ada algoritma rahasia dan umumnya tak ada pula kunci rahasia. Jaminan dari keamanan sidik jari berangkat dari kenyataan bahwa hampir tidak ada dua pre-image yang memiliki hash value yang sama. Inilah yang disebut dengan sifat collision free dari suatu fungsi hash yang baik. Selain itu , sangat sulit untuk membuat suatu pre-image jika hanya diketahui hash valuenya saja. Contoh algoritma fungsi hash satu arah adalah MD-4, MD-5 dan SHA . Message authentication code (MAC) adalah satu variasi dari fungsi hash satu arah, hanya saja selain pre-image , sebuah kunci rahasia juga menjadi input bagi fungsi MAC.

6.    Tanda Tangan digital
Badu memang dapat merasa yakin bahwa sidik jari yang datang bersama pesan yang diterimanya memang berkorelasi. Namun bagaimana Badu dapat merasa yakin bahwa pesan itu berasal dari Anto ? Bisa saja saat dikirimkan oleh Anto melalui saluran komunikasi yang tidak aman, pesan tersebut diambil oleh Maman. Maman kemudian mengganti isi pesan tadi, dan membuat lagi sidik jari dari pesan yang baru diubahnya itu. Lalu, Maman mengirimkan lagi pesan beserta sidik jarinya itu kepada Badu, seolah-olah dari Anto. Untuk mencegah pemalsuan, Anto membubuhkan tanda tangannya pada pesan tersebut. Dalam dunia elektronik, Anto membubuhkan tanda tangan digital pada pesan yang akan dikirimkan untuk Badu, sehingga Badu dapat merasa yakin bahwa pesan itu memang dikirim Anto.
Sifat yang diinginkan dari tanda tangan digital diantaranya adalah :
·         Tanda tangan asli (otentik), tidak mudah ditulis/ ditiru oleh orang lain.
·         Pesan dan tanda tangan pesan tersebut juga dapat menjadi barang bukti sehingga penandatangan tidak bisa menyangkal bahwa dulu ia tidak pernah menandatanganinya.
·         Tanda tangan itu hanya sah untuk dokumen (pesan) itu saja .
·         Tanda tangan itu tidak bisa dipindahkan dari suatu dokumen ke dokumen lainnya .Ini juga berarti bahwa jika dokumen itu diubah, maka tanda tangan digital dari pesan tersebut tidak sah lagi.
·         Tanda tangan itu dapat diperiksa dengan mudah.
·         Tanda tangan itu dapat diperiksa oleh pihak-pihak yang belum pernah bertemu dengan penandatangan.
·         Tanda tangan itu juga sah untuk kopi dari dokumen yang sama persis.
Meskipun ada banyak skenario, ada baiknya kita perhatikan salah satu skenario
yang cukup umum dalam penggunaan tanda tangan digital .
Tanda tangan digital memanfaatkan fungsi hash satu arah untuk menjamin bahwa
tanda tangan itu hanya berlaku untuk dokumen yang bersangkutan saja. Bukan
dokumen tersebut secara keseluruhan yang ditandatangani, namun biasanya yang ditandatangani adalah sidik jari dari dokumen itu beserta time stamp-nya dengan menggunakan kunci privat. Time stamp berguna untuk berguna untuk menentukan waktu pengesahan dokumen.

7.    Pembuatan tanda tangan digital
Keabsahan tanda tangan digital itu dapat diperiksa oleh Badu. Pertama-tama Badu membuat lagi sidik jari dari pesan yang diterimanya. Lalu Badu mendekripsi tanda atangan digital Anto untuk mendapatkan sidik jari yang asli. Badu lantas membandingkan kedua sidik jari tersebut. Jika kedua sidik jari tersebut sama, maka dapat diyakini bahwa pesan tersebut ditandatangani oleh Anto.
·         Enkripsi
·         Sidik Jari
·         Kunci Privat
·         Anto
·         Tanda tangan Digital Anto

8.    Panjang kunci dan keamanannya
Pembobolan kunci mungkin saja terjadi. Besar kecilnya kemungkinan ini ditentukan oleh panjangnya kunci. Semakin panjang kunci semakin sulit pula untuk membobolnya dengan brute force attack.

9.    Key Backup & Recovery
Tujuan dari adanya kriptografi adalah memberikan proteksi kerahasiaan pada data. Dengan kritografi kunci publik, kerahasiaan terjamin karena kunci privat yang dipergunakan untuk proses deskripsi digital, hanya diketahui oleh pemilik kunci privat yang sah.
Ada beberapa hal yang bisa memaksa kunci privat juga diback up oleh pihak ketiga yang dipercaya (trusted third party/ TTP ), misalnya : kunci privatnya yang ada dalam harddisk, secara tidak sengaja sengaja terhapus, smart card yang dipergunakannya hilang atau rusak, ada pegawai kantor yang mengenskripsi data-data penting perusahaan menggunakan kunci publiknya, sehingga saat pegawai kantor berhenti bekerja, perusahaan tidak bisa membuka data-data penting tersebut.
Perlu dicatat,bahwa yang dibackup oleh TTP hanya private descrition key (kunci privat yang dipergunakan untuk mendeskripsi pesan), bukan private signing key ,( kunci yang dipergunakan untuk membuat tanda tangan) . Hal ini disebabkan karena kalau yang di backup adalah pivate signing key, maka dikuatirkan terjadi pemalsuan tanda tangan. Dalam kasus dimana private signing key-nya hilang, maka terpaksalah sertifikat yang berkaitan dibatalkan (di-revoke).

10. Time Stamping
Dalam bisnis, waktu terjadinya kesepakatan, kontrak atau pembuatan surat amatlah penting. Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme khusus untuk menyediakan `waktu’ yang terpercaya dalam infrastruktur kunci publik. Artinya,’waktu’ tersebut tidak didapatkan dari `clock’ setiap komputer, namun didapatkan dari satu sumber yang dipercaya. Penyedia jasa sumber `waktu’ yang dipercaya, juga termasuk kategori TTP.
Waktu yang disediakan oleh time stamp server ,tidaklah harus tepat sekali, karena yang paling penting adalah waktu `relatif’ dari suatu kejadian lain. Misalnya suatu transaksi purchase order terjadi sebelum transaksi payment. Meskipun demikian, memang lebih bagus kalau waktu yang bersumber dari time stamp server mendekati waktu resmi (dari Badan Meteorologi dan Geofisika/BMG). Perdagangan melalui internet tidak hanya penjual dan pembeli tetapi banyak peran yang ikut dalam terwujudnya e-commerce. Seperti : Jasa pengiriman atau pos, jasa jaringan perbankan internasional, Web Server ( Penyedia Web site ).
Jaminan yang diberikan Toko online bergantung pada perjanjian kerjasama antara toko dan jasa pengiriman, Dalam hal ini kita harus hati-hati dalam memilih atau mengakses online-shop pada saat membeli barang maupun jasa. Pengiriman barang dari gudang perusahaan sampai ke pembeli bukan suatu hal yang sederhana, karena pengiriman lintas negara harus mengikuti aturan bea-cukai di negara pengirim maupun penerima. Oleh sebab itu jasa pengiriman barang ini menjadi sangat vital, karena membutuhkan jasa pengiriman yang cepat dan aman. Seringkali cyber shop memberikan jaminan baik dalam hal produknya dan pengirimannya karena Pelayanan yang diberikan tidak jauh berbeda toko yang offline. Dan pelayanan terhadap konsumen merupakan hal yang terpenting dalam mencari pelanggan.

Senin, 18 Juni 2012

[Pocari Sweat Dance Cover] - Binary


wwaaaah kerreeeen!! gak disangka-sangka lhoo ternyata temem2 kita dr 3IA01 pada berbakat nge-dance dgn unjuk kemampuan dancenya di POCARI SWEAT DANCE COVER..jangan lupa dukung mereka yaa biar jadi pemenangnya, dgn cara buka link ini --> http://www.youtube.com/watch?v=fdJa2hubr9U&feature=share trs tinggal LIKE ajaa deh..,Go Go Go Binary! Fighting!! ^^ 

Jumat, 13 April 2012

All About Hangul - Part 2


Hangul alphabets are called JaMo (from 자음 JaEum, "consonant", and 모음MoEum, "vowel"). Initially, it included 17 basic consonants and 11 basic vowels. Over time, 3 consonants and 1 vowels were dropped from usage and we now have 14 basic consonants and 10 basic vowels.
The document that further illustrates the design principles had this to say about the consonants. Sorry about the bad translation.
The consonants are designed to mimic the shapes of the vocal organs. ㄱ (기역 GiYeok) is taken after the way the root of the tongue is closing the throat. ㄴ (니은 NiEun) is taken from the way the tongue is touching the back of the upper teeth. ㅁ (미음 MiEum) mimics the shape of the mouth. ㅅ (시옷 SiOt) follows the shape of the teeth. ㅇ (이응 IEung) is from the shape of the throat.
ㅋ (키읔 KiEuk) sounds stronger than ㄱ, so a stoke was added. ㄷ (디귿 DiGeut) came from ㄴ, and ㅌ (티읕 TiEut) from ㄷ. ㅂ (비읍 BiEup) from ㅁ, and ㅍ (피읖 PiEup) from ㅂ. ㅈ (지읒JiEut) from ㅅ, and ㅊ (치읓 ChiEut) from ㅈ. They follow similar rules.
The vowels start with three basic symbols and the rest is built upon them. In the original vowel set, it included a dot (or a short stroke, ㆍ). This symbolized "heaven". The horizontal stroke (from ㅡ) "earth", and the vertical stroke (from ㅣ), "person". From these, all other vowels are built. For example, the vertical stroke and the dot makes ㅏ.
Initially, the jamo didn't have names, I believe. The names for the consonants came much much later. The vowels don't have separate names.

Consonants

SymbolNameSoundMemo
(1)기역 GiYeokg / kSince this can be both voiceless and voiced, foreigners may think of it as 'g' or 'k'. However, it is a bit less voiced than 'g', and less strong than 'k'.
(1)니은 NiEunnAs in "nice".
(1)디귿 DiGeutd / tSince this can be both voiceless and voiced, foreigners may think of it as 'd' or 't'. However, it is a bit less voiced than 'd', and less strong than 't'.
(1)리을 RiEulr / lKoreans don't hear the difference between 'r' and 'l'. This symbol, depending on situation, can come out as either 'r' or 'l'.
(1)미음 MiEummAs in "mother".
(1)비읍 BiEupb / pSince this can be both voiceless and voiced, foreigners may think of it as 'b' or 'p'. However, it is a bit less voiced than 'b', and less strong than 'p'.
(1)시옷 SiOtsThe sound is not as strong as the English 's', but close.
(1)이응 IEungnone / ngThis symbol when appearing as the first consonant does not have any sound. It acts as a placeholder for aesthetic reasons.
(1)지읒 JiEutj / chSince this can be both voiceless and voiced, foreigners may think of it as 'j' or 'ch'. However, it is a bit less voiced than 'j', and less strong than 'ch'.
(1)치읓 ChiEutchThis is the real voiceless 'ch' sound.
(1)키읔 KiEukkThe is the real voiceless 'k' sound.
(1)티읕 TiEuttThis is the real voiceless 't' sound.
(1)피읖 PiEuppThis is the real voiceless 'p' sound.
(1)히읗 HiEuthThis is about as strong as the English 'h'. Definitely less strong than the German version.
쌍기역 SsangGiYeokggThe sound is stronger, voiced 'g'. It is close to the Spanish 'k'?
쌍디귿 SsangDiGeutddThe sound is stronger, voiced 'd'. It is close to the Spanish 't'?
쌍비읍 SsangBiEupbbThe sound is stronger, voiced 'b'. It is close to the Spanish 'b'?
쌍시옷 SsangSiOtssThis is, maybe, slightly stronger than the English 's'.
쌍지읒 SsangJiEutjjthis sound is stronger, voiced 'j'.

(1) The 14 basic consonants. In the original set, it included ㅿ (반시옷 BanSiOt), ㆁ (엣이응 YetIEung) and ㆆ (된이응 DoenIEung).

Vowels

SymbolSoundMemo
(1)'a' in 'far'
'a' in 'pack'
(1)'ya' in 'Maya'
'yea' in 'yeah'Think of it as the half vowel 'y' plus ㅑ (that is, the shape of the lips do not change).
(1)'u' in 'duck'
'e' in 'peck'Supposedly "heavier" sound than ㅐ, but these days they sometimes are not distinguished.
(1)'you' in 'young'
'ye' in 'yesSupposedly "heavier" sound than ㅒ, but practically they are hard to tell apart.
(1)'o' in 'boy'
'wa' in 'wander'
'wa' in 'wack'
'wa' in 'wack'You'd think this would be the French "eu". It might have been in the old days, but it is practically the same as ㅙ.
(1)'yo' in 'yo-yo'Actually, it's only the first part of 'yo', the short version.
(1)'oo' in 'boot'Actually, shorter. But it's different from 'oo' in 'foot'.
'wo' in 'won'
'wea' in 'weapon'Supposedly "heavier" sound than ㅙ, but sometimes they are hard to tell apart.
'we' in 'we'It could have been the French 'u' longer time ago, but now it's pronounced as 'we' (that is, the shape of the lips changes).
(1)'you' in 'you'Also, not that long.
(1)'c' in 'cream' without the 'k' sound.This is a bit tricky. This symbol is also used for those cosonants that appear by themselves in English (e.g., 't' in 'part'). Hangul cannot have just the consonants, so this vowel usually is added in those cases (트 in 파트).
ㅡ and ㅣ in quick succession.This is also two sounds, that is, the shape of the lips changes.
(1)'ee' in 'see'But shorter.

(1) The 10 basic vowels. In the original set, it included ㆍ (아래아 ARaeA).

source : http://sori.org

All About Hangul - Part 1


You might want to check out "Hangul Romanizations" page so that you can understand how I am writing romanized Hangul on this site.
This will be a simple description of the written Korean language (한글 HanGeul, or more commonly Hangul). Your browser will need to be able to handle the EUC-KRcharacter set encoding and to display Korean fonts.
This is neither about the Korean language in general (i.e., how to say "xxx" in Korean) nor about the representations of the Korean language in computers and Internet (i.e., how to display a Korean site on your computer). You may find a better reference in the resource page.


A Brief History of Hangul

The Korean language existed long (don't quote me on this, but I think, at least, there is a historical reference dating back to around 400 A.D.) before the writing system. Before (and long after) its invention, almost all of writing was done with Chinese characters (한자 HanJa). The influence of Chinese characters can be seen everywhere in the modern Korean language and society.
The Korean writing system is quite unique in that it was invented, relatively recently, in 1443 by King SeJong (세종대왕 SeJongDaeWang) and his scholars at 집현전 JipHyeonJeon. It was published three years later. The system was originally known as 훈민정음 HunMinJeongEum, which translates to "the proper sound for teaching people". The name, Hangul (한글 HanGeul), is known to be coined by 주시경 Ju SiGyeong in 1913.
Before this document describing the writing system was discovered in 1930s (I was never good at History), no one knew what this system was based on. Some claimed that King SeJong one day looked at his "window" (before glass, thick papers were used to cover wooden frames with geometric shapes) and came up with the idea.
However, the document describes the philosophical (i.e., 천지인 CheonJiIn / "heaven, earth and human") and physiological (e.g., shapes and locations of mouth and tongue) bases for each alphabet (자모 JaMo).
The exact purpose of this creation has been debated for a long time. What King SeJong wrote initially about it is that the Korean language and the Chinese language are different and it makes it difficult for common people to express themselves well with Chinese characters and that he created these characters so that they can be easily learned and used everyday.
Its use didn't become popular overnight despite its ease of use. It was still a time when China had great influences over Korea in every aspect, so aristocrats and scholars kept using Hanja and despised its use. If you wanted to get ahead in life (e.g., becoming a scholar or landing a government position), one was required to learn HanJa. So, Hangul was mostly used by women and people of lower classes. It wasn't until recently, in the mid-20th century, that its use became more prevalent among people.
I think the Hanja education in the secondary schools is continuing in a way, but not much. Since the late 1980s, newspapers have started to use only Hangul. It used to have mixture of Hangul and Hanja and I remember that I often got reprimended for not being able to read newspapers well (I wasn't good with Hanja).
These days, most of the printed media use Hangul exclusively. Some did have come back to using both, especially for personal names. But for the most of the younger Koreans, Hanja isn't such a big issue in everyday life.
One last thing. Koreans used to celebrated October 9th as the Hangul Day (한글날 HanGeulLal) nationally (that is, a national holiday). But about a decade ago, they canceled it citing, if I remember correctly, that we had too many holidays (whether that was the real reason, I have no idea)! Anyway, it is no longer a national holiday, but some do still remember.

source : Hong's Hangul